KPU Kabupaten Kediri Gelar Apel Pagi Rutin : Ketua Tekankan Etika dan Profesionalitas di Bulan Ramadhan
Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (2/3), KPU Kabupaten Kediri melaksanakan apel pagi rutin yang diikuti oleh Pimpinan serta seluruh jajaran Sekretariat. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dan berjalan tertib hingga selesai.
Bertindak sebagai Pembina dalam apel pagi ini, Nanang Qosim, selaku Ketua KPU Kabupaten Kediri. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh keluarga besar KPU Kabupaten Kediri untuk tetap menjaga komitmen kerja meskipun tengah menjalankan ibadah puasa. Ia mengingatkan agar Ramadhan tidak dijadikan alasan untuk menurunkan kinerja.
“Jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Apa pun yang kita lakukan di bulan ini bernilai ibadah dan dilipatgandakan pahalanya,” tegasnya.
Memasuki minggu kedua Ramadhan, ia berharap seluruh pegawai tetap mempertahankan dedikasi sebagai pelayan publik dan penyelenggara negara di tengah dinamika dan tantangan situasi nasional maupun internasional saat ini.
“Kita menolak segala bentuk penjajahan dan penindasan. Sikap itu adalah sikap bangsa Indonesia yang harus kita pegang,” ujarnya.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya menjaga etika, khususnya dalam bermedia sosial. Sebagai penyelenggara negara, seluruh jajaran KPU diminta berhati-hati dalam menyampaikan pandangan di ruang publik.
“Kita boleh punya sikap pribadi, tetapi tidak perlu ditunjukkan di media sosial atau ruang publik. Jaga etika kita sebagai penyelenggara negara,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sebagai bagian dari aparatur negara, seluruh pegawai harus mendukung kebijakan pemerintah dan menjaga netralitas.
“Apapun kebijakan pemerintah, kita tetap mendukung. Berbeda pandangan boleh, tapi tidak perlu dipertontonkan,” katanya.
Di akhir arahannya, Nanang Qosim juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah perubahan cuaca dan aktivitas Ramadhan.
“Jaga kesehatan, jaga imunitas, karena kesehatan adalah modal utama kita dalam bekerja dan mengabdi,” pungkasnya.
Apel pagi ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk ikhtiar dan komitmen bersama untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan bangsa.(and)