Pemilu dalam Perspektif Akademik
Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Selasa (12/9/2023) KPU Kabupaten Kediri mengikuti kuliah umum di Prodi S3 Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Berlangsung di Universitas Hasanuddin, Makassar, hadir sebagai narasumber Anggota KPU RI Idham Holik.
Orang-orang dengan latar belakang akademik atau yang sering berada di lingkungan kampus perlu melihat pemilihan umum dengan perspektif yang lebih besar. Ini bukan hanya sebuah rutinitas lima tahunan atau ajang persaingan untuk memegang kekuasaan.
“Saya yakin di dunia akademik mengenal teori kontrak sosial (social contract), saya mengajak kita semua dapat melihat pemilu dalam perspektif lebih luas lagi dalam bingkai akademik. Karena banyak orang memandang pemilu common sense, merebut kekuasaan dengan berbagai cara,” ujar Idham.
Sebelumnya, Idham mengungkapkan bahwa pemilihan umum memiliki berbagai dinamika menarik yang selalu berubah setiap kali diadakan. Oleh karena itu, sebagai intelektual, masyarakat kampus harus mengkaji setiap aspek dinamika pemilihan umum ini dari sudut pandang ilmiah.
Selanjutnya, Idham juga mengemukakan bahwa tema yang dipilih dalam pemilihan umum, seperti proses pencalonan, sangat dipengaruhi oleh pesertanya. Hal ini bisa diperluas lagi ketika kita mempertimbangkan partisipasi dalam pemilihan umum ini sehubungan dengan sistem pemilihan dan model partai politik yang diterapkan di Indonesia. ”Di dalam pemilu Indonesia, peserta pemilu menentukan siapa calon. Ini berangkat dari kepesertaan pemilu, ditarik lebih luas ada sistem pemilu dan partai politik,” papar Idham.
Selain itu, Idham juga mengajak masyarakat kampus untuk memastikan bahwa kampanye pemilihan umum memiliki karakter edukatif dan mempromosikan program-program yang bermanfaat.(pnj)