Rapat Tim Penyusun Indeks Partisipasi Pemilu
Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Jum'at (24/3/2023) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Rapat Tim Penyusun Indeks Partisipasi Pemilu. Berlangsung di Jakarta, hadir memberikan pengarahan Anggota KPU RI August Mellaz dan Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima.
Terdapat dua substansi penting dalam pembahasan rapat kali ini. Pertama, rapat akan membahas dan mendiskusikan mengenai rancangan kegiatan bimtek atau coaching clinic indeks partisipasi pemilu dalam satuan kerja (satker) KPU hingga tingkat kabupaten/kota, dimulai dari penyusunan materi sosialisasi indeks partisipasi pemilu, materi tugas dan fungsi satker KPU dalam rangka program pengukuran skala dari partisipasi pemilu. Kedua, rapat ini juga akan membahas tentang penyusunan secara berkala publikasi dan peluncuran indeks partisipasi pemilu.
“Karena kita akan berhadapan dengan tingkat serap berbeda, itu perlu catatan sendiri. Mungkin kalau provinsi tingkat knowledge kan, itu lebih kita butuhkan dalam konteks organisasi. Kalau tingkat kab/kota tingkat eksekusi,” tutur August.
Senada, Eberta menambahkan mengenai pentingnya indeks partisipasi pemilu ini supaya KPU memperoleh angka persentase yang baik dalam pertanggungjawaban publik. Karena harapannya persentase partisipasi masyarakat semakin naik dalam pemilu 2024
“Itulah sebagai bentuk pertanggungjawaban kita, termasuk satker kita, mereka juga kita arahkan, instruksikan agar partisipasi dari sisi kualitatif naik, dari kuantitatif juga naik,bagaimana kajiannya, seperti apa analisanya, seperti apa risetnya, library field studinya itu [sejalan] dari tim indeks partisipasi pemilu," kata Eberta.
Terakhir, Eberta berpesan agar tercipta dokumentasi valid dan ilmiah hasil dari implementasi indeks partisipasi pemilu dari para tim penyusun. "Bentuk buku bisa, dokumentasi sebagai bahan kajian para ahli kedepan untuk Pemilu 2029, bagaimana demokrasi lebih baik dan seterusnya. Untuk itu dari kajian-kajian bapak/ibu yang perlu dibukukan," ungkapnya. (pnj)