Berita Terkini

KPU Provinsi JATIM Laksanakan Monitoring Dan Evaluasi (MONEV) Pelaksanaan Pelatihan Dasar (LATSAR) CPNS KPU Kabupaten Kediri

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Kamis (29/1), KPU Provinsi Jawa Timur melalui Divisi Sumber Daya Manusia, Penelitian, dan Pengembangan melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Latsar CPNS Golongan III di KPU Kabupaten Kediri, bertempat di Aula KPU Kabupaten Kediri. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Timur Divisi SDM, Penelitian, dan Pengembangan, Eka Wisnu Wardhana, sebagai bentuk supervisi dan pembinaan.

Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim, membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan bahwa pelaksanaan Monev menjadi momentum penting bagi CPNS untuk memperkuat kesiapan diri sebagai aparatur negara dan penyelenggara pemilu.

“Latsar ini bukan sekadar tahapan administratif, tetapi proses pembentukan karakter ASN. CPNS harus siap ditempatkan di berbagai bidang dan kondisi sesuai kebutuhan organisasi,” ujar Nanang.

Dalam arahannya, Wisnu menekankan bahwa pelaksanaan Latsar CPNS di lingkungan KPU memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan instansi lain, karena KPU merupakan lembaga penyelenggara pemilu yang menjunjung tinggi prinsip independensi, integritas, dan profesionalitas.

“ASN KPU tidak hanya dituntut bekerja secara profesional, tetapi juga wajib memegang teguh kode etik dan kode perilaku sebagai penyelenggara pemilu. Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara optimal, humanis, dan tetap berada dalam koridor etika,” tegas Wisnu.

Lebih lanjut, Wisnu menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan Latsar berjalan sesuai ketentuan, sekaligus melihat sejauh mana pemahaman peserta terhadap nilai-nilai dasar ASN, budaya kerja KPU, serta kesiapan mereka dalam mendukung tugas-tugas kelembagaan ke depan.

“Melalui Monev ini, kami ingin memastikan bahwa CPNS KPU memiliki integritas, loyalitas, serta kemampuan adaptasi yang baik terhadap dinamika organisasi, termasuk dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan” tambahnya.(irf)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 51 kali