Berita Terkini

KPU Kabupaten Kediri Mengikuti Sosialisasi Persiapan Penulisan Ilmiah Tahapan Pemilu dan Pilkada 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Selasa (10/3) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Sosialisasi Persiapan Penulisan Ilmiah Tahapan Pemilu dan Pilkada 2024  yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur secara daring melalui zoom meeting.

Dalam kegiatan ini KPU Provinsi Jatim mengundang Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu , Kasubbag Teknis Penyelenggaraan dan Hukum, dan staf Teknis dan Hukum dari 38 KPU Kab/Kota se-Jawa Timur. Turut hadir mewakili KPU Kabupaten Kediri, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Irbabul Lubab dan Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum Donny Hendrawan beserta Staf Subbagian Teknis dan Hukum.

Sosialisasi dibuka dengan sambutan oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Aang Kunaifi.  Dalam sambutannya, Aang mengingatkan pentingnya penulisan ilmiah tahapan Pemilu dan Pilkada Tahun 2024. Hal ini guna menambah referensi terkait dengan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 sehingga dapat menjadi acuan dalam melakukan perbaikan pada Pemilu dan Pilkada ditahun-tahun selanjutnya.

"Penulisan ilmiah ini merupakan upaya peningkatan kapasitas kelembagaan, pengembangan pengetahuan, serta refleksi dan dokumentasi atas praktik baik pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024, maka dari itu perlu disusun buku yang berisi kumpulan tulisan/artikel ilmiah yang berfokus dan bersumber dari pengalaman empiris penyelenggara Pemilu dan Pilkada 2024," ucapnya.

Sementara itu, Anggota KPU Provinsi Jatim Choirul Anam menjelaskan tujuan sosialisasi ini adalah untuk menyamakan persepsi tentang penulisan ilmiah berbasis pengalaman teknis manajerial Pemilu/Pilkada dimana KPU Jatim memberikan panduan praktis agar tulisan tidak hanya deskriptif, namun memenuhi kaidah ilmiah, sehingga mudah dikompilasi menjadi buku kajian nasional.

Menurutnya, penulisan ilmiah ini menjadi penting mengingat bahwa laporan yang Pemilu dan Pilkada yang beberapa waktu lalu telah dibuat belum cukup mengelaborasi kompleksitas lapangan. 

"Maka melalui penulisan ilmiah ini dinamika kita dalam menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada yang lalu ternyata masih perlu dilakukan analisis untuk ditarik pembelajaran sehingga dapat dijadikan rujukan kebijakan ke depan," tuturnya.(pnj)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 8 kali