Berita Terkini

KPU Kabupaten Kediri mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) dan Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum Tahun 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (18/11) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) dan Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 17 Tahun 2024 Tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. Rakor dilaksanakan di Grand Swiss-Belhotel Darmo, Jl. Bintoro No. 21-25, Tegalsari, Surabaya. Acara dimulai pukul 13.00 WIB dan dijadwalkan berlangsung selama 3 hari (18-20 November 2024) Dalam kesempatan ini KPU Provinsi Jatim mengundang peserta KPU Kab/Kota terdiri dari Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Divisi Hukum dan Pengawasan, Kasubag Tekhum, serta Admin/Operator Sikadeka. Turut hadir mewakili KPU Kabupaten Kediri, Divisi Teknis Irbabul Lubab, Divisi Hukum dan Pengawasan Moh Dziyaudin, Kasubag Tekhum Donny Hendrawan dan Operator Sikadeka Panji. Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi dalam sambutannya mengingatkan pentingnya Laporan Dana Kampanye oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota yang merupakan amanat dari Undang-Undang. Aang juga menekankan pentingnya memahami PKPU Nomor 17 Tahun 2024 sebagai rujukan dalam proses pemungutan dan penghitungan suara, sehingga semua pihak termasuk penyelenggara dan peserta pemilihan kepala daerah memiliki pemahaman bersama terkait aturan yang berlaku. "Tanggal 24 Nov merupakan batas penyampaian LPPDK hal ini penting disosialisasikan kepada Paslon, karena dalam masa kampanye pasti Paslon menerima dan mengeluarkan sumbangan baik sumbangan dalam bentuk uang, barang, maupun jasa, maka penting penggunaan ini dilaporkan untuk dipertanggungjawabkan," ucapnya. Beliau juga memastikan bahwa dalam rakor kali para LO Paslon dapat memahami detail PKPU 17 tahun 2024, mengingat ada beberapa perubahan terkait pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

KPU Kabupaten Kediri menggelar Bimbingan Teknis Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri keada PPS Se- Kabupaten Kediri

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (18/11) KPU Kabupaten Kediri menggelar Bimbingan Teknis Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2024 keada PPS Se- Kabupaten Kediri. Acara digelar di Insumo Kediri Convention Center Jl. Urip Sumoharjo No.90, Kaliombo dengan dihadiri oleh Ketua KPU Nanang Qosim beserta Anggota dengan menghadirkan peserta PPS se - Kabupaten Kediri dengan didampingi satu Anggota PPK masing-masing Kecamatan. Mewakili Ketua KPU Kabupaten Kediri, Anggota Divisi Perencanaan Data dan Informasi Moh. Isnaini memberikan sambutan sekaligus membuka acara pagi ini. Isnaini menyampaikan apresiasinya atas antusias seluruh Anggota PPS yang telah hadir tepat waktu. "Terimakasih kepada seluruh PPS se- Kabupaten Kediri yang telah hadir tepat waktu pada kegiatan hari ini," ucap Isnaini. Lebih lanjut Isnaini menyampaikan bahwa tujuan dari bimtek kali ini adalah untuk membekali PPS nantinya dalam pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan suara. Dalam hal ini nantinya PPS harus melakukan monitoring TPS di setiap wilayahnya dan jika ada kendala di TPS sebisa mungkin dapat memberikan penyelesaian. "Tujuan dari acara ini kami gelar untuk memberikan bekal pada PPS untuk melakukan monitoring ke TPS, tidak hanya sekedar monitoring nantinya PPS diharapkan dapat menyelesaikan masalah yang mungkin terjadi di TPS," ungkap Isnaini. "Maka dari itu saya berharap teman-teman PPS sekalian dapat memperhatikan meteri yang akan disampaikan," imbuhnya.

KPU Kabupaten Kediri menggelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Minggu (17/11) KPU Kabupaten Kediri menggelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2024. Acara digelar di Balai Desa Karangrejo Kecamatan Ngasem dengan dihadir oleh Ketua KPU Nanang Qosim beserta Anggota dengan menghadirkan peserta PPK dan Ketua PPS se - Kabupaten Kediri. Nanang Qosim mengungkapkan bahwa simulasi hari ini merupakan simulasi riil saat nanti pemungutan suara. Mulai dari petugas KPPS asli dari TPS 005 Desa Karangrejo hingga pemilih DPT yang merupakan pemilih asli. Simulasi juga dimulai sesuai dengan waktu pemungutan suara jam 7 pagi. "Hari ini kami menggelar simulasi pemungutan suara, simulasi pada hari ini kami menghadirkan petugas KPPS asli dari TPS 005 Desa Karangrejo dan juga beberapa pemilih asli dari DPT di TPS 005," ungkap Nanang. Nanang menekankan hal yang sangat penting untuk cara pengisian C plano hasil dan C salinan yang merupakan sebagai mahkota pemilu. Kita juga berharap dalam pelaksanaan pemungutan suara dan sampai perhitungan suara tidak ada sengketa. “Namun, kita harus siap dan mengantisipasi kalau ada sengketa atau orang meragukan hasil dari pemilu. Kita sudah memiliki bukti yang kongkrit yaitu mahkota pemilu adalah C plano hasil dan C salinan,” terang Nanang.

KPU Kabupaten Kediri melakukan Rapat Kerja Teknis Pengawasan Distribusi Logistik Pemilihan Tahun 2024 bagi Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Kediri

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Jumat (15/11) Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim didapuk menjadi narasumber dalam acara Rapat Kerja Teknis Pengawasan Distribusi Logistik Pemilihan Tahun 2024 bagi Panwaslu Kecamatan Se-Kabuapten Kediri Acara yang digelar oleh Bawaslu Kabupaten Kediri tersebut bertempat di Insumo Hotel Jl. Urip Sumoharjo No.90, Kaliombo. Dalam materi yang pertama Nanang menyampaikan terkait pengelolaan logistik, Nanang menyebutkan dalam mebeleola logistik harus berdasarkan pada prinsip 6T yaitu Tepat Jenis, Tepat Jumlah, Tepat Kualitas, Tepat Waktu, Tepat Sasaran dan Tepat Biaya. "Dalam melakukan pengelolaan logistik teman-teman harus paham prinsip 6T, dengan mengetahui prinsip ini teman-teman dapat mengetahui titik rawan dalam pengelolaan logistik," ujar Nanang. Lebih dalam Nanang meyampaikan rencana distribusi logistik dari KPU ke Kecamatan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 23 November 2024. Dalam pendistribusian logistik ini merupakan titik rawan yang harus menjadi perhatian khusus oleh Panwascam. "Kami akan melakukan distribusi logistik ke Kecamatan pada tanggal 23 November, dan kami harap teman-teman Panwascam dapat mengawal tahapan ini," jelas Nanang. "Kami juga menghimbau kepada teman-teman panwascam untuk dapat berkoordinasi dengan PPK kami dalam hal ini, dan jjuga dapat membantu menentuan lokasi gudang penympanan logistik di setiap kecamatan," imbuh Nanang.

KPU Kabupaten Kediri menggelar Debat Terakhir Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Kamis (14/11) KPU Kabupaten Kediri menggelar Debat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Buati Kediri Tahun 2024 terakhir dengan mengambil tema "Menyerasikan Pelaksanaan Pembanguna Daerah Kabupaten dan Provinsi dengan Nasional dan Memperkokoh NKRI". Bertempat di Convention Hall Simpang Lima Gumul. Acara di mulai pukul 19.00 WIB. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa debat publik ini digelar sebagai media bagi paslon memaparkan visi misi program kerja mereka untuk meyakinkan warga Kabupaten Kediri menjadikan menentukan pilihan pada 27 November 2024 mendatang. “Kami berharap pada seluruh warga Kabupaten Kediri, wabil khusus pendukung pasangan Calon 01 dan pendukung pasangan Calon 02 yang hadir di tempat ini mari kita bersama-sama menjaga kondisi kita mari kita bersama-sama menjaga sportivitas, persaingan pasti ada dalam kompetisi,” ujar Nanang Qosim. Nanang Qosim juga menambahkan bahwa semua pihak tetap sama-sama menjunjung sportivitas, saling menghargai karena kita semua adalah bangsa Indonesia karena kita semua adalah anak-anak negeri. 5 Tahun adalah perjalanan proses pemilihan, tapi setelah itu siapa yang terpilih dia yang terbaik dan kita akan menjadi kembali saudara sesama warga Kabupaten Kediri. “Dan yang terakhir nanti tanggal 27 November 2024 kita akan memilih gubernur wakil gubernur milik Gubernur wakil gubernur memilih bupati wakil bupati Kediri. Mari kita gunakan hak pilih kita, jangan sampai golput jangan sampai menentukan pilihan atau memasrahkan pilihan kita pada orang lain,” ujarnya.

KPU Kabupaten Kediri menggelar Media Breafing Persiapan Debat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Rabu (13/11) KPU Kabupaten Kediri menggelar Media Breafing Persiapan Debat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2024. Bertempat di Amaze Hotel Jl. R.A Kartini No.69, Doko. Acara di gelar pukul 15.00 WIB. Dihadiri Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim beserta Anggota dengan mengundang Media. Acara dibuka secara langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim. dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa acara ini digelar denga tujuan untuk memberikan informasi yang jelas terkait peraturan dan tata tertib selama debat publik berlangsung. “Insyaallah, debat publik terakhir akan digelar pada tanggal 14 November 2024, mulai pukul 19.00 WIB di Convention Hall SLG. Kami berharap pelaksanaan debat nanti berjalan dengan lancar dan aman,” ujar Nanang. Eka Setiawan Ferydyanto, anggota KPU Kabupaten Kediri yang bertanggung jawab dalam Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas, dan Sumber Daya Manusia (SDM), turut memberikan penjelasan terkait aturan ketat yang diberlakukan selama debat publik berlangsung. Ia menekankan bahwa KPU melarang pendukung maupun tamu undangan membawa barang-barang berbahaya seperti senjata tajam, korek api, vape, serta air minum dalam kemasan botol. "Ketentuan ini dibuat untuk menjaga ketertiban dan mengantisipasi kericuhan yang mungkin terjadi selama debat,” jelas Eka.