Berita Terkini

Semangat Awal Pekan Dengan Apel Pagi

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Senin (13/11) KPU Kabupaten Kediri melaksanakan Apel rutin di halaman kantor. Dipimpin oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan , Anwar Ansori, apel dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Dalam amanatnya Anwar menyampaikan pentingnya dilakukan apel pagi setiap awal pekan adalah untuk memupuk semangat. Dengan tumbuhnya semangat di awal pekan, diharapkan dalam sepekan ke depan semangat itu terus berkobar. “Saya harap dengan dipupuk semangat di awal pekan dengan apel pagi ini, semangat itu akan tetap ada hingga akhir pekan“ ujar Anwar. Lebih lanjut Anwar menyampaikan bahwa hari pemungutan suara sudah semakin dekat dan tentunya tahapan-tahapan juga semakin padat. Anwar menghimbau kepada seluruh jajaran KPU Kabupaten Kediri untuk menjaga kesehatan baik jasmani dan rohani, karena dengan tahapan yang padat akan memakan banyak tenaga dan pikiran. “Hari pemungutan suara sudah semakin dekat, saya harap bapak ibu semua dapat menjaga kesehatan baik kesehatan jasmani maupun rohani," tutur Anwar.(and)

KPU Kabupaten Kediri Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Jumat (10/11) KPU Kabupaten Kediri melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor. Dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi selaku Inspektur Upacara, acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Ninik Sunarmi Selaku Inspektur Upacara membacakan amanat dari Menteri Sosial Tri Rismaharini. Pada intinya isi dalam amanat tersebut adalah sesuai dengan tema yang diusung yaitu "Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan, semangat itu harus tumbuh disetiap diri masyarakat Indonesia. Ditemui setelah upacara Ninik sunarmi menyampaikan bahwa semangat hari pahlawan harus dimaknai dengan baik. Bangsa Indonesia saat ini tidaklah berjuang mengusir penjajah namun harus berjuang untuk memerangi kemiskinan dan kebodohan sesuai dengan tema Hari Pahlawan tahun ini. "Musuh yang paling nyata untuk bangsa Indonesia saat ini adalah kemiskinan dan kebodohan, maka dari itu sebagai bagsa Indonesia kita harus memerangi hal itu," ujar Ninik.(and)

Bimtek Sistem Informasi Kampanye dan Dana Kampanye (SIKADEKA) Hari ke-2

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Kamis (9/11), KPU Kabupaten Kediri dihari Kedua dalam Bimtek Sistem Informasi Kampanye dan Dana Kampanye (SIKADEKA) dalam pemilu Tahun 2024. Bimtek dilaksanakan di kawasan Trans Studio Mall (TSM) Bandung, dan dimulai pukul 09.00 waktu setempat. Narsumber pertama dari Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum, Danang Binuko, dalam paparannya menyampaikan peran pemerintah dan pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas politik menjelang Pemilu Tahun 2024. “Dukungan pemerintah dan pemerintah daerah dalam kesiapan pelaksanaan pemilihan umum tahun 2024, yakni hasil Kesepakatan Pemerintah, DPR RI, Dan Penyelenggara Pemilu pada Rapat Kerja  bersama Menteri Dalam Negeri dan Rapat Dengar Pendapat dengan Mendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP pada tanggal 24 Januari dan 4 Juni 2022”, kata Danang. “Dengan menghasilkan hari dan tanggal pemungutan suara, untuk Pemilu pada hari Rabu 14 Februari 2024 dengan durasi masa kampanye 75 hari dan Pilkada hari Rabu, 27 November 2024”, imbuhnya. Danang juga menambahkan, indikator-indikator yang bisa membuahkan keberhasilan dalam Pemilihan Umum. “Diantaranya, bisa berjalan lancar, sesuai rencana hingga akhir dengan efisien; Penyelenggara yang tepercaya (gugatan proses dan gugatan hasil minim); Menghasilkan pilihan rakyat yang terbaik (inklusif untuk dipilih) ; Tanpa permasalahan besar atau masalah turutan (Korban minim; konflik, sakit, polarisasi) dan Partisipasi pemilih cerdas dan bertanggung jawab sesuai target (inklusif & independen dalam memilih)”, ujarnya. Setelah paparan dari narasumber dilanjutkan dan dibagi masing-masing kelas. Untuk Provinsi Jawa Timur satu kelas dengan Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam paparannya Anggota Provinsi Nusa Tenggara Timur Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Divisi Sosdiklih Parmas, Fredric dan Yos menyampaikan materi tentang Kampanye dan Dana Kampanye. Dalam paparannya, menyampaikan SIKADEKA merupaan system informasi berbasis web yang digunakan untuk membantu dalam mengelola kegiatan kampanye, pelaporan dana kampanye dan audit dana kampanye peserta pemilu tahun 2024. “Sedangkan fungsi secara umum SIKADEKA secara umum adalah mengelola kegiatan kampanye, mengelola pelaporan dana kampanye dan mengelola audit dana kampanye”, ungkapnya. Diakhir peserta langsung di bimtek Aplikasi SIKADEKA oleh KPU Provinsi Jawa Timur yang berkolaborasi dengan KPU Provinsi Jawa Barat dan KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur.(don)

Wujud Komitmen Suksesi Pemilu Serentak 2024, Pemerintah Kabupaten dan KPU Kabupaten Kediri Tandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPDH) untuk Pilkada Serentak Tahun 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Rabu (9/11) Pemerintah Kabupaten dan KPU Kabupaten Kediri Tandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPDH) untuk Pilkada Serentak Tahun 2024. Bertempat di ruang Pamenang salah satu gedung di lingkungan kantor pemerintah kabupaten Kediri, acara dimulai tepat pukul 19.00 WIB hingga selesai. Hadir dalam acara penandatanganan NPHD Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, Sekretaris Daerah Kediri Mohammad Solikin beserta jajaran SKPD, demikian juga dari KPU Kabupaten Kediri, hadir langsung ketua KPU Ninik Sunarmi, Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Hariono serta Sekretaris Randy Agatha Sakaira. Acara berlangsung relatif singkat terdiri dari laporan Sekretaris Daerah terkait proses menuju penandatangan, lalu sambutan Bupati Kediri dan diakhiri dengan penandatanganan NPHD. Dalam sambutannya Bupati Kediri, Haninditho Himawan Pramana memberikan arahan terkait antisipasi sekaligus mitigasi terhadap potensi kegaduhan yang terjadi dalam penyelenggaraan Pemilu maupun Pilkada Serentak 2024. "Saya berharap pelaksanaan Pemilu dan Pilkada berjalan dengan lancar, tertib dan aman. Saya juga berharap penyelenggara Pemilu netral." Ujar Mas Dito. Hibah yang diterima oleh KPU Kabupaten Kediri untuk menyelenggarakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2024 sebesar Rp 78.797.300.000. Dana hibah tersebut akan ditransfer oleh Pemkahb Kediri dalam 2 (dua) tahap yaitu 40 % di tahun 2023 dan 60 % di tahun 2024.(AH)

Bimbingan Teknis Sistem Informasi Kampanye dan Dana Kampanye (Sikadeka) Pemilu Tahun 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Rabu (8/11) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Bimbingan Teknis Sistem Informasi Kampanye dan Dana Kampanye (Sikadeka) Pemilu Tahun 2024. Bertempat di Amphitheatre Trans Studio Bandung. Acara dijadwalkan berlangsung selama 4 hari (Rabu-Sabtu, 8-11 November 2023) pembukaan acara dimulai tepat pukul 19.00 WIB hingga selesai. Rakornas diikuti oleh Anggota KPU Provinsi/KIP Aceh, Kab/Kota Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Divisi Teknis Penyelenggraan dan Kasubag Teknis, Sosdiklih dan Parmas. Turut hadir perwakilan dari KPU Kabupaten Kediri, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM Nanang Qosim, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Anwar Ansori dan Kasubag Tekmas Donny Hendrawan. Dalam sambutan pembukaan, Hasyim menyampaikan, bahwa kampanye akan dimulai 28 November 2023, artinya tinggal 20 hari lagi. Oleh karena itu, Hasyim meminta penyelenggara pemilu untuk berkonsentrasi menyusun kegiatan, bentuk kampanye, dan metode yang akan dilaksanakan. "Masa kampanye akan berlangsung 20 hari lagi, kita harus melakukan persiapan dengan matang mulai dari bentuk hingga metode kampnaye,"ujar Hasyim Kemudian KPU harus bertemu dengan peserta pemilu untuk koordinasi terkait penggunaan Sikadeka, mengingat entitas yang akan diaudit adalah peserta pemilu, maka masing-masing partai politik harus memiliki kemampuan standar membuat laporan dana kampanye yang auditable dan harus dipastikan semua laporan dana kampanye dapat diinput dan diunggah ke dalam sistem. "Tidak lupa juga terkait dana kampanye harus di buat sesuai standart karena nantinya peserta pemilu yang akan di audit, sehingga hal ini perlu disampaikan kepada peserta pemilu, tutur Hasyim. (don/and)

Sosialisasi Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajaran Pancasila dengan tema "SUARA DEMOKRASI"

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Selasa (7/11), KPU Kabupaten Kediri di dapuk menjadi narasumber dalam Sosialisasi Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajaran Pancasila dengan tema "SUARA DEMOKRASI". Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Ngadiluwih tepat pukul 08.00 WIB. Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari KPU Kabupaten Kediri Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Hariono dengan diikuti peserta dari Siswa SMK Muhammadiyah Ngadiluwih sebanyak 100 orang. Dalam sosialisasi ini diawali dengan materi tentang negara muali dari pengertian negara, bentuk negara hingga sistem pemerintahan yang digunakan oleh Negara Indonesia. Dilanjutkan dengan materi terkait pemilu. Dalam materinya Agus menitik beratkan pada peran peserta yang dalam pemilu tahun 2024. Bagi peserta yang sudah berumur 17 tahun pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang akan memperoleh hak suara. "Untuk teman-teman yang sudah memiliki hak suara saya berharap dalam pemilu nanti dapat menyalurkan hak suaranya dan jangan sampai golput," ujar Agus. "Tidak hanya memilih, dalam even Pemilu seperti ini teman-teman juga bisa ikut andil menjadi penyelenggara seeperti di tinggat KPPS," imbuhnya Di akhir acara dilakukan sesi tanya jawab. Tidak diduga antusias dari para siswa SMK Muhammadiyah Ngadiluwih sangat tinggi dengan mengahasilkan banyak pertanyaan berkualitas seputar pelaksanan Pemilu tahun 2024.(and)