Berita Terkini

Rakor Finalisasi Pengisian dan Verifikasi Data Calon Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kab/Kota

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Senin (6/11) KPU Kabupaten Kediri menghadiri Rakor Finalisasi Pengisian dan Verifikasi Data Calon Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kab/Kota dalam Surat Suara dan Perlengkapan Pemungutan Suara lainnya dalam Pemilu 2024. Dimana KPU Kabupaten Kediri masuk kedalam Gelombang II dalam pelaksanaan kegiatan ini setelah beberapa hari lalu telah melakukan penyesuaian data calon Anggota DPRD Kabupaten Kediri Bertempat di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta. Acara berlangsung dengan mengundang Ketua, Anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan, Admin/Operator Silon KPU Provinsi dan Ketua, Anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan, Admin/Operator Silon KPU Kab/Kota se- Indonesia. Hadir mewakili KPU Kabupaten Kediri yaitu Ketua KPU Ninik Sunarmi, Anggota Divisi Teknis Anwar Ansori, dan Operator Silon Panji. Pada hari ini acara langsung dibuka dengan pengarahan, KaBiro Teknis KPU RI, Melgia Carolina Van Herling yang menyampaikan jika rakor hari ini akan dilakukan secara full dari pukul 09.30 – 21.30 dimana tugas dari KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota harus melakukan pencermatan final specimen surat suara dengan draft surat suara hasil Approval dengan partai politik yang telah dilakukan KPU dimasing-masing wilayahnya. "Adapun data yang perlu dicermati yaitu sama seperti rakor sebelumnya apakah ada perubahan nama, nomor urut, dan gelar hasil approval dengan partai politik. Dan apakah pada waktu approval masih ada parpol yang meminta perubahan berkaitan nama maupun gelar, maka pada saat itu juga KPU harus melakukan penyesuaian dengan data dukungnya," ucapnya. Terakhir, Melgia mengungkapkan jika rakor ini adalah rakor terakhir karena surat suara harus segera diserahkan kebagian logistik untuk dicetak dan digandakan.(pnj)

KPU Kabupaten Kediri Melaksanakan Apel Pagi

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Senin (6/11) KPU Kabupaten kediri melaksanakan apel pagi di halaman kantor KPU Kabupaten Kediri yang diikuti oleh Komisoner, Sekretaris, Pejabat Struktural, Kasubbag, Staf, Jagat Saksana, dan mahasiswa magang. Tepat pada pukul 08.00 WIB. Dipimpin oleh Nanang Qosim, selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM. Mengikuti teks susunan apel yang berjalan lancar. Di awali dengan laporan kepada pembina apel dan dilanjutkan penghormatan kepada bendera merah putih, kemudian mengheningkan cipta untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang gugur untuk bangsa Indonesia. Dilanjutkan amanat oleh pembina apel. Amanat disampaikan oleh pembina apel, Nanang menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran KPU Kabupaten Kediri yang senantiasa melaksanakan kewajiban yang rutin dilakukan yaitu apel pagi. “kita senantiasa harus menjaga kekompakan dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Tidak lama lagi kurang 3 bulan akan dilaksanakan pemilu 2024.” Tutur Nanang. Nanang juga menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan, hal ini dikarenakan cuaca sedang berubah drastis yang menyebabkan kesehatan menurun apabila tidak dijaga. Selain itu pada saat ini saudara kita yang berada dipalestina. “sejenak kita mengheningkan cipta dan mendoakan saudara kita yang di Palestina agar diberi kemudahan dan ketabahan.” Tambahnya

Budaya Politik Warga NU Dalam Pemilu

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Minggu (5/11) Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim didapuk menjadi narasumber dalam giat Kajian Ahad Malam denga Tema Budaya Politik Warga NU dalam Pemilu yang digelar PAC ISNU Kecamatan Pagu dan Papar. Dilaksanakan secara daring, acara digelar tepat pukul 19.30 - hingga selesai dengan dihadiri oleh 50 peserta dari Anggota PAC ISNU Kecamatan Pagu dan Papar. Selain menghadirkan Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim sebagai narasumber juga turut mengundang seorang Akademisi dari IAIN Kediri Taufik Al Amin. Materi pertama disampaikan oleh Taufik Al Amin, beliau menyampaikan bahwa bagi masyasrakat umum termasuk warag NU kediri menganggap bahwa Pemilu hanyalah kebutuhan para calon, sehingga sebagai pemilih hanya menunggu mobilisasi dari calon atau tim sukses. "sebagi pemilih merasa bukan bagian penting dari elemen demokrasi, hal seperti ini yang perlu diluruskan jangan sampai hal seperti ini berkepanjangan dan mejadi budaya warga NU," ujar Taufik. Dilanjutkan dengan materi dari Nanang Qosim yang lebih banyak menyampaikan terkait ajakan untuk memberikan hak suara pada Pemilu tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Nanang juga menegaskan dan memperkuat pernyataan dari narasumber sebelumnya bahwa seluruh warga negara di Indonesia memiliki hak dan porsinya sendiri dalam pelaksanaan Pemilu, dalam hal ini seluruh warga Kediri khusunya sangat penting untuk ikut berpartisipasi demi menegakkan demokrasi di Indonesia. "sebagai penyelenggara, dalam materi saya akan menyampaikan ajakan kepada seluruh peserta untuk dapat berpartisipasi dalam Pemilu tahun 2024 baik sebagai penyelenggara maupun pemilih, karena satu sauaramu akan menentukan nasib Indonesia liam tahun mendatang," terang Nanang.(and)

Rapat Koordinasi Pengelolaan Logistik dan Evaluasi Kinerja Badan Adhoc Pemilu Tahun 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Kamis (2/11) KPU Kabupaten Kediri gelar Rapat Koordinasi Pengelolaan Logistik dan Evaluasi Kinerja Badan Adhoc Pemilu Tahun 2024. Bertempat di Aula KPU Kabupaten Kediri. Acara dimulai tepat pukul 10.00 WIB. Rapat koordinasi dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi, Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Hariono, Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Nanang Qosim, jajaran sekretariat KPU Kabupaten Kediri, PPK PIC Keuangan Umum dan Logistik, PPK PIC Sosdiklih Parmas dan sekretaris PPK se-Kabupaten Kediri. Ninik Sunarmi Ketua KPU Kabupaten Kediri dalam sambutannya menyampaikan Rapat Koordinasi ini diadakan untuk diskusi kelebihan dan kekurangan distribusi logistik menjelang Pemilu tahun 2024 dengan evaluasi Pilkada tahun 2020.  “dalam Rapat Koordinasi ini nantinya kita dapat diskusi bersama terkait plus dan minusnya distribusi logistik serta evaluasi dengan melihat pengalaman dari distribusi logistik pada Pilkada 2020”, ujar Ninik. Ninik menambahkan dalam sambutannya sekaligus membuka acara Rapat Koordinasi, berharap seluruh tahapan menjelang Pemilu 2024 dapat berjalan dengan lancar. Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Hariono menyampaikan sambutannya mengenai pengadaan dan pengeloaan logistik serta menentukan titik lokasi pemasangan alat peraga kampanye oleh seluruh jajaran KPU hingga badan adhoc. “rapat ini untuk membahas pengadaan dan pengelolaan logistik. Selain itu, penentuan titik lokasi oleh seluruh jajaran KPU hingga bawahannya mulai dari KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, PPK dan PPS memiliki wewenang untuk menentukan titik lokasi pemasangan alat peraga kampanye pada Pemilu 2024”, kata Agus. Acara dilanjutkan dengan penyampaian dari Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi terkait pengelolaan logistik Pemilu 2024.  Setelah penyampaian terkait pengelolaan logistik Pemiu 2024 dari Pimpinan, dilanjutkan pemaparan materi oleh Nanang Qosim selaku Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM mengenai monitoring kelengkapan pemungutan suara dan melaporkan kekurangan atau kesalahan yang terjadi di tingkat TPS pada KPU Kabupaten Kediri. (AI)

Akhir Perjalanan Kirab Pemilu di Provinsi Jawa Timur

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Senin (30/10) KPU Kabupaten Kediri menghadiri upacara serah terima bendera kirab Pemliu dari KPU Kabupaten Magetan Jawa Timur kepada KPU Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah.  Hadir sebagai rombongan yaitu 38 KPU Kabupaten/Kota, masing-masing terdiri dari Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Divisi Hukum dan Pengawasan, serta Sekretaris. Hadir mewakili KPU Kabupaten Kediri Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM Nanang Qosim, Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Hariono, serta Sekretaris Randy Agatha. Rangkaian kirab ini menjadi agenda puncak kemeriahan penyelenggaraan Kirab Pemilu Tahun 2024 di Jawa Timur. Pasalnya, bendera merah putih, bendera pataka KPU, serta 18 bendera partai politik peserta pemilu Tahun 2024 telah dikirab selama 170 hari, sejak 9 Mei 2023. Melewati sebanyak 30 kabupaten/kota di Jawa Timur, bendera tersebut diterima oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) melalui empat jalur. Kali ini Senin, 30 Oktober 2023 giliran bendera harus berpindah dan diserahkan ke KPU Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Bertempat di halaman Pendopo Bupati Wonogiri, kirab berlangsung mulai pukul 13.00 sampai dengan 15.00 WIB. etua KPU Jatim Choirul Anam saat memberikan sambutan serah terima mengatakan, jalur VI kirab Pemilu yang diarak ke Wonogiri ini merupakan kirab pamungkas di Jawa Timur. "Apalagi jalur VI ini merupakan jalur terpanjang yang harus dilaksanakan," kata Anam. Pasalnya, jalur VI ini pertama kali diterima KPU Jatim di ujung timur Jatim, tepatnya di Banyuwangi pada 5 September 2023, dan ditutup di ujung barat Jatim, yaitu Kabupaten Magetan. Sedangkan anggota KPU Jatim Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat Gogot Cahyo Baskoro menyampaikan apresiasi dan terimakasih mendalam kepada 30 kabupaten/kota. "Kawan-kawan telah bekerja keras menyukseskan kirab pemilu di wilayah masing-masing. Termasuk 8 KPU Kabupaten/Kota yang tidak melaksanakan, tapi juga senantiasa mendukung, dengan turut hadir di 4 kali momen pelepasan antar provinsi," kata Gogot saat memimpin apel pelepasan di halaman kantor KPU Kabupaten Magetan. Sebagai leading sector pelaksanaan sosdiklih melalui kirab di Jatim, Gogot mengungkapkan akan ada penilaian kirab terbaik bagi kabupaten/kota sebagai wujud apresiasi tersebut. "Kami akan membuat penilaian kirab pemilu di jatim sebagai wujud keseriusan kawan-kawan dalam mengorganisir, mengkoordinasi dan membangun sinergisitas dalam menyukseskan Pemilu ini," kata Gogot. Menutup pernyataannya, Gogot memastikan kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih di Jatim akan terus berjalan, walaupun kirab pemilu sudah berakhir. Sebagai simbol pelepasan kirab dari Jawa Timur menuju Jawa Tengah, dilaksanakan prosesi melepas burang Jalak Lawu yang dilakukan oleh Pimpinan KPU Jatim. KPU Magetan, dan jajaran Forkorpimda Magetan.(and)

KPU Kabupaten Kediri Melaksanakan Apel Pagi

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Senin (30/10) KPU Kabupaten kediri melaksanakan apel pagi di halaman kantor KPU Kabupaten Kediri yang diikuti oleh Komisoner, Pejabat Struktural, Staf, Jagat Saksana, dan mahasiswa magang. Tepat pada pukul 08.00 WIB. Dipimpin secara langsung oleh Andik Indarto selaku Kasubag Hukum dan SDM. Sesuai dengan teks susunan apel yang berjalan lancar. Di awali dengan laporan kepada pembina apel dan dilanjutkan penghormatan kepada bendera merah putih, kemudian mengheningkan cipta untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang gugur untuk bangsa Indonesia. Dilanjutkan amanat oleh pembina apel. Amanat tersebut disampaikan Andik, tetap semangat dan jaga kekompakan. Semangat harus ditumbuhkan pada diri untuk memaksimalkan kinerja yang sudah ditugaskan. “pada hari ini apel pagi, pimpinan belum bisa hadir dikarenakan ada acara dinas diluar kota. Maka dari itu kita harus semangat dan kompak. Serta menjaga daya kkesehatan itu sangat penting” Imbuhnya.(ILH)