Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Kamis (6/7/2023) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Tantangan Akuntabilitas dan Transparansi Political Funding" yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berlangsung di Surabaya, hadir sebagai keynote speaker Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari. Masyarakat sangat berperan penting dalam memastikan integritas pemilu karena masyarakat merupakan pemenang sesungguhnya kedaulatan titik dalam menjaga integritas pemilu dapat diawali dengan cara menyampaikan aspirasi mengenai calon pemimpinnya ke partai politik atau parpol. Lebih lanjut, aspirasi tentang kriteria pemimpin kepada partai politik dalam menjaga integritas pemilu sebagaimana yang disampaikan Hasyim yakni peka dalam menjaga hasil pemilu maksud dari hasil pemilu sendiri adalah mengenai perolehan suara maupun konversi kursi hingga calon yang akan terpilih. Selain itu, terdapat hal penting yang disampaikan Hasyim yakni keterlibatan akademisi selama mengawal proses pemilu karena KPU dapat mendorong pelibatan dunia akademik dalam proses pemilu yakni salah satunya dengan cara mengajak mahasiswa untuk aktif berpartisipasi Sebagai penyelenggara ad hoc KPPS di TPS. "Kami juga mengajak kampus di berbagai tempat dalam rangka kampus Merdeka Merdeka Belajar, di mana KPU membuka diri mendorong kampus melibatkan mahasiswa menjadi penyelenggara pemilu, kami siapkan slot untuk menjadi anggota KPPS, tapi mahasiswa tersebut harus domisili sesuai TPS," jelas Hasyim. Terakhir Hasyim menambahkan, "Dan juga kami minta rektor pimpinan kampus walau kerjanya cuma tiga hari, kenapa karena disitulah kedaulatan rakyat diekspresikan dan disitulah kedaulatan dijaga orisinalitas dijaga, maka kami berharap bobot SKS diperbesar," imbuhnya. (pnj)