Berita Terkini

KPU Kabupaten Kediri Menggelar Apel Pagi Rutin, Senin 25Agustus 2025

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (25/08), KPU Kabupaten Kediri menggelar apel pagi rutin yang dilaksanakan setiap hari Senin dan diikuti oleh seluruh jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Kediri. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung tertib hingga selesai. Petugas apel membuka kegiatan dengan menyampaikan laporan kepada pembina apel, dilanjutkan penghormatan kepada Bendera Merah Putih, serta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa. Pada kesempatan ini, Sekretaris KPU Kabupaten Kediri Randy Agatha Sakaira bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk semangat dalam bekerja dengan mengamini semangat perjuangan para pahlawan: “Memasuki senin terakhir Bulan Agustus, bulan Kemerdekaan Indonesia, bulan dipoklamirkan kemerdekaan Indonesia 80 tahun yang lalu, perlu kita tahu ada rangkaian proses panjang sebuah perjuangan menuju kemerdekaan, kita tidak boleh larut dalam euforia dalam kesenangan, perlu diingat kemerdekaan ada sebelas bulan lain yang penting dalam menuju kemerdekaan di bulan Agustus, oleh sebab itu kita perlu semangat dalam sebelas bulan yang lain khususnya dalam menjalankan tugas pekerjaan kita.” Di akhir amanatnya, Randy menekankan kepada seluruh jajaran dan staf KPU Kabupaten Kediri untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengamalkan semangat perjuangan para pahlawan dalam bekerja di sebelas bulan yang lain.(irf)

Lomba Peringatan HUT-RI ke 80

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Jumat (22/8), KPU Kabupaten Kediri menyelenggarakan lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di teras kantor KPU Kabupaten Kediri mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Acara diikuti oleh Ketua, Anggota, serta seluruh jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Kediri. Suasana penuh kebersamaan dan antusiasme peserta yang turut serta dalam setiap perlombaan. Beberapa jenis lomba yang digelar antara lain lomba beregu memasukkan paku ke dalam botol, sepak bola dengan terong, lomba makan kerupuk, dan estafet air beregu. Perlombaan ini tidak hanya dimaksudkan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kekompakan di lingkungan KPU Kabupaten Kediri. Sebagai penutup, Ketua KPU memberikan hadiah kepada para pemenang lomba, dilanjutkan kegiatan tukar kado antar peserta dan makan Bersama.(irf)

Launching Buku Pilkada Kabupaten Kediri

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Kamis (21/8), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri meluncurkan dan membedah buku berjudul Mengawal Suara Rakyat yang merangkum perjalanan panjang penyelenggaraan Pilkada dari tahun 2024. Buku ini ditulis oleh jajaran KPU bersama tim akademisi LPPM UIN Syekh Wasil dan menghadirkan catatan penting mengenai dinamika regulasi, pengalaman lapangan, hingga tantangan yang dihadapi dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah. Kehadiran buku ini diharapkan menjadi rujukan akademis sekaligus dokumentasi sejarah demokrasi lokal. Acara diselenggararakan di aula Gedung SBSN UIN Syekh Wasil, acara dihadiri Ketua KPU dan anggota serta sekertaris KPU Kediri, Ketua LPPM beserta jajaran UIN Syekh Wasil, perwakilan Bawaslu Kediri, perwakilan KPU Kota Kediri, perwakilan Bawaslu Kota Kediri, dan Mahasiswa UIN Syekh Wasil. Dalam sambutannya, Dr. Taufik Alamin, M.Si. Ketua LPPM UIN Syekh Wasil menekankan pentingnya kerjasama antara kampus dan masyarakat melalui peran mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian di lingkungan sekitar. Ia menyebut bahwa demokrasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi, agar pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Taufiq juga menyoroti adanya fenomena gugatan terhadap hasil karya yang menunjukkan masih adanya tantangan dalam menjaga kualitas demokrasi, sehingga komunikasi dan perbaikan berkelanjutan perlu terus dilakukan demi meningkatkan mutu penyelenggaraan di masa mendatang. Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran komisioner, panitia, dan tim yang telah mendedikasikan waktu serta tenaga dalam menyusun buku Mengawal Suara Rakyat. Ia menuturkan, buku ini menjadi catatan penting perjalanan Pilkada, khususnya Pilkada 2024 yang memiliki dinamika tersendiri karena digelar bersamaan dengan pemilu nasional. Menurutnya, banyak tantangan yang dihadapi, mulai dari perubahan regulasi mendadak, dinamika politik lokal, hingga teknis pendaftaran calon yang kerap berjalan di luar prediksi. Nanang menekankan bahwa semua proses tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi, sekaligus pembelajaran berharga bagi generasi mendatang agar pelaksanaan pemilu di masa depan dapat berlangsung lebih baik, adil, dan akuntabel. Kepala Pusat Penelitian , Drs. Agus Edi Winarto, M.Pd, dalam sambutannya mengulas dinamika penyelenggaraan Pilkada sejak pertama kali digelar pada 2005 hingga kini. Ia menjelaskan bahwa perubahan regulasi kerap terjadi mendadak, mulai dari syarat pencalonan hingga aturan pemungutan suara, yang menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara. Agus Edi juga menyinggung pengalamannya memimpin KPU selama 11 tahun, termasuk saat menghadapi kasus pasangan calon yang tidak hadir dalam pengambilan nomor urut hingga persoalan pemilih yang tidak tercatat dalam daftar pemilih tetap. Menurutnya, pengalaman panjang itu melahirkan berbagai inovasi, salah satunya tanda bukti terdaftar pemilih yang kemudian diadopsi secara nasional oleh KPU RI pada 2014. Ia menegaskan, inti dari Pilkada adalah memastikan suara rakyat tersalurkan secara bebas, tanpa tekanan, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai wujud demokrasi yang sehat. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyerahan buku secara simbolis oleh Ketua LPPM UIN Syekh Wasil, Dr. Taufik Alamin, M.Si., kepada Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim. Usai penyerahan, buku Mengawal Suara Rakyat juga dibagikan kepada para peserta yang hadir sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar isi buku dapat dipelajari lebih luas, khususnya oleh mahasiswa dan akademisi. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi bedah buku oleh Drs. Agus Edi Winarto, M.Pd dan Eka Septiawan Feridyanto (Anggota KPU Sosdiklih, Parmas, dan SDM) yang menghadirkan diskusi interaktif mengenai dinamika Pilkada, doa penutup, serta foto bersama seluruh undangan.(irf)

Penandatanganan Kembali Berita Acara Serah Terima (BAST) Bersama BSI KCP Kediri Hayam Wuruk

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Rabu (20/8),KPU Kabupaten Kediri melaksanakan penandatanganan kembali Berita Acara Serah Terima (BAST) bersama BSI KCP Kediri Hayam Wuruk Sebagai wujud sinergi dan menjaga keberlanjutan kerja sama. Acara dihadiri oleh Nanang Qosim (Ketua KPU Kabupaten Kediri), R. Randy Agatha Sakaira (Sekretaris KPU Kabupaten Kediri), serta Bachtiar Wijaya (Branch Manager BSI KCP Kediri Hayam Wuruk) beserta staf pendamping. Kegiatan ini merujuk pada BAST Nomor 146/RT.01-BAST/3506/2025 dan Nomor 05/404-3/048 tanggal 20 Mei 2025, serta adanya pergantian pejabat pada BSI KCP Kediri Hayam Wuruk. Penandatanganan dilakukan pada Rabu, 6 Agustus 2025, bertempat di kantor KPU Kabupaten Kediri. Adapun BAST tersebut terkait dengan penyerahan barang berupa tanah dan bangunan yang akan digunakan sebagai mess pegawai. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memantau progres pembangunan mess sekaligus menjaga kontinuitas perjanjian kerja sama antara KPU Kabupaten Kediri dan PT Bank Syariah Indonesia KCP Kediri Hayam Wuruk.(irf)

KPU kediri menghadiri Upacara Penurunan Bendera sang Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Minggu (17/8), Anggota KPU Kabupaten Kediri, Eka Septiawan Feridyanto (Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia/Sosdiklih, Parmas, dan SDM) menghadiri Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia yang dilaksanakan di Stadion Chanda Bhirawa Pare, Kabupaten Kediri. Kegiatan dimulai pukul 16.30 WIB dan berlangsung tertib hingga selesai. Upacara ini dihadiri oleh segenap Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Kediri, Bawaslu, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, tim medis, serta tamu undangan lainnya. Bertindak sebagai Perwira Upacara Kapten Inf Sumardi, Komandan Upacara Kapten Inf Nanang Mansyuri, dan Komandan Paskibraka Kapten Inf Wahyudi. Petugas penurunan bendera adalah Rizky Rahmaditya (SMKN 1 Semen), Nimas Ayu Sekaringbudi (SMAN 1 Grogol), dan Ezar Trinero (SMAN 1 Plemahan). Adapun pembawa baki dipercayakan kepada Khairun Nisa Cahya Kamila (SMK Chanda Bhirawa). Seluruh petugas merupakan anggota Paskibraka Kabupaten Kediri yang berasal dari perwakilan SMA, MA, dan SMK se-Kabupaten Kediri. Sebagai Inspektur Upacara, Kepala Kepolisian Resor Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin jalannya kegiatan. Prosesi penurunan bendera berjalan dengan khidmat dan menutup rangkaian upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kediri.

KPU kediri menghadiri Upacara Pengibaran Bendera sang Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Minggu (17/8), Anggota KPU Kabupaten Kediri, Eka Septiawan Feridyanto (Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia/Sosdiklih, Parmas, dan SDM) menghadiri Upacara Pengibaran Bendera Sang Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia yang dilaksanakan di Stadion Chanda Bhirawa Pare, Kabupaten Kediri. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan tertib serta penuh khidmat hingga selesai. Upacara tersebut turut dihadiri oleh segenap Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Kediri, Bawaslu, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, tim medis, serta para tamu undangan lainnya. Dalam jalannya upacara, Bupati Kediri memimpin pembacaan Pancasila, sementara Ketua DPRD Kabupaten Kediri membacakan Teks Proklamasi, yang menjadi momen sakral dan menambah kekhidmatan peringatan kemerdekaan. Pada kesempatan ini, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus memimpin jalannya kegiatan. Dalam amanatnya, Bupati mengimbau kepada seluruh peserta untuk senantiasa mengingat dan meneladani perjuangan Sang Proklamator dan para founding father, Bung Karno dan Bung Hatta. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Murdi Hantoro, menyampaikan bahwa pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, masyarakat khususnya para pelajar diharapkan mampu meneladani semangat para pahlawan bangsa.(irf)