Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Rakor Persiapan Tahapan Kampanye Pemilu 2024 dan Persiapan Pelaksanaan Kirab Pemilu Jalur V KPU Provinsi Dan KPU Kab/Kota di Jawa Timur.
Bertempat di Kantor MUI Kabupaten Gresik, Jl. DR. Wahidin Sudiro Husodo, Kebomas Gresik. Acara dijadwalkan berlangsung selama 2 hari (Minggu-Senin, 6-7 Agustus 2023) dan dimulai tepat pukul 19.00 WIB hingga selesai.
Rakor tersebut mengundang 82 peserta yang terdiri dari Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, 6 Sekretaris KPU Kab/Kota yang dilalui Kirab Jalur V serta Kasubag Teknis dan Hupmas. Turut hadir perwakilan dari KPU Kabupaten Kediri, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM Nanang Qosim dan Kasubag Tekmas Donny Hendrawan.
Ketua KPU Kabupaten Gresik, Akhmad Roni, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih karena dipercaya sebagai tuan rumah dalam acara KPU Provinsi Jawa Timur, tepatnya dalam acara Rakor Persiapan Tahapan Kampanye Pemilu 2024 dan Persiapan Pelaksanaan Kirab Pemilu Jalur V KPU Provinsi Dan KPU Kab/Kota di Jawa Timur.
“Kami ucapkan selamat datang di Kabupaten Gresik kepada Bapak/Ibu peserta Rakor di 38 Kab/Kota. Gresik adalah kota kecil, dimana banyak destinasi wisata religi, makam para waliyullah dan para aulia”, kata Roni.
“Ada wisata religi makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, wisata religi makam Sunan Giri, dan masih banyak makam para auliya disini”, imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Roni memohon maaf apabila dalam penyiapan rapat koordinasi ini banyak kekurangannya, tiada kata selain hanya mohon maaf dari kami. Kedepan apabila kami dipercaya sebagai tuan rumah dalam acara KPU Provinsi Jawa Timur lagi, akan lebih baik dari Rakor pada kesempatan ini.
Choirul Anam, Ketua KPU Provinsi Jawa Timur dalam sambutan sekaligus pembukaan, menyampaikan, sebuah apresiasi kepada Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, dimana selalu konsisten dan sewaktu acara selalu datang tepat waktu dan dimulai tepat waktu pula sesuai rundown.
Lebih lanjut Anam, pada Rakor kali ini, kita mempedomani dengan diterbitkannya PKPU 15 tentang Kampanye dan diharap teman-teman secara utuh dalam mempedomani norma tersebut.
“Sangat perlu bagi teman-teman KPU Kabupaten/Kota untuk melihat kembali arsip Kampanye pada Pemilu 2019, terutamanya terkait titik lokasi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK)”, kata Anam.
"Karena KPU akan membuat keputusan terkait letak pemasangan APK, maka penting untuk menyegerakan persiapan, merencanakan lokasi mana saja yang dapat dipasang APK," ucapnya.
Anam menambahkan, kita juga perlu melihat ketidaktepatan, terkait bahan kampanye yang ada saat ini, dimana bahan kampanye saat ini banyak yang di taruh di ruas-ruas kota. Salah satunya dengan koordinasi kepada stakeholder, dan tentunya melibatkan banyak pihak dalam permasalahan ini.
“Berbicara pada tahapan Kampanye saat ini yang dimulai awal November nanti sebenernya lebih mudah apabila dikerjakan awal ini. Dan ketika sudah masuk tahapnya, akan lebih ringan dan lebih siap dalam menghadapinya”, ucapnya.
Pengarahan selanjutnya Anggota KPU Jatim Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat Gogot Cahyo Baskoro, beliau menyampaikan dalam Rapat Koordinasi ini, berharap dalam berbagai aturan yang potensi menjadi kendala pada tahapan kampanye dapat diinventarisir.
"Dimana Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang teman-teman kirimkan kemarin melalui google drive akan kami sampaikan ketika KPU Provinsi mengikuti Rakot tingkat nasional”, ucap Gogot.
Acara dilanjut pemaparan masing-masing Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM 6 KPU Kabupaten/Kota yang dilalui jalur V pada Kirab Pemilu 2024. Diantaranya KPU Kabupaten Sidoarjo, KPU Kabupaten Mojokerto, KPU Kabupaten Jombang, KPU Kabupaten Madiun, KPU Kota Madiun dan KPU Kabupaten Ngawi. Dimana KPU Kabupaten Ngawi, KPU Kabupaten terakhir di Jawa Timur di jalur V, yang nantinya Kirab Pemilu di estafetkan ke KPU Kabupaten Sragen di tanggal 7 Oktober 2023. (don)