Berita Terkini

KPU Kabupaten Kediri Gelar Rakor Penggunaan Sistem Informasi Kampanye dan Dana Kampanye (SIKADEKA)

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id –  Jumat (15/12) KPU Kabupaten Kediri menggelar Rakor Penggunaan Sistem Informasi Kampanye dan Dana Kampanye (SIKADEKA) pada Pemilu tahun 2024. Digelar di Amaze Hotel acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan dihadiri peserta dari Polres Kediri, Polres Kediri Kota dan Bawaslu. Dibuka dengan sambutan dari Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Anwar Ansori. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kampanye dan dana kampanye merupakan hal yang saling berkaitan maka dari itu penting untuk dibahas bersama stakeholder. "Acara ini diselenggarakan mengingat pentingnya kampanye dan dana kampanye yang saling berkaitan,"terang Anwar. Meskipun dengan tahapan yang semakin padat tidak menggugurkan kewajibat peserta pemilu untuk membuat laporan dana kampanye. Nantinya dengan menggunaka aplikasi SIKADEKA, kepolisian dan Bawaslu akan dapat memantau pergerakan yang dilakukan peserta pemilu dalam tahapan kampanye dan dana kampanye ini. "Nantinya kepolisian dan bawaslu akan mendapatkan akun SIKADEKA sehingga dapat memantau pergerakan pada tahapan kampanye melalui SIKADEKA," jelas Anwar. Acara dilanjutkan dengan pemaparan terkait penggunaann SIKADEKA dan juga fitur-fitur yag ada didalamnya. (And)

Bimbingan Tekhis Jurnalistik Dan Kehumasan PPK Guna Cakap Terhadap Media Sosial

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id –  Jumat (15/12) KPU Kabupaten Kediri menggelar Bimbingan Teknis Jurnalistik dan Kehumasan. Digelar di Tempat Bercakap Kopi acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan dihadiri poleh PPK PIC SDM Parmas se- Kabupaten Kediri. Dalam acar tersebut menhadirkan tiga narasumber yaitu Amalia Rosyadi Putri membawakan materi Public Speaking, Kholisul Fatikin membawakan materi penulisan berita onlie, dan Luthfi Husnika yang membawakan materi tentang pengembangan media sosial. Dibuka dengan sambutan dari Ketua Divisi Sosdiklih Parmas SDM Nanang Qosim. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa bimtek ini digelar untuk menambah skill dari PPK khususnya Divisi Parmas dan SDM untuk dapat meningkatkan public speaking dan juga membuat konten yang menarik sehingga dapat meningkaytkan partisipasi masyarakat. "Sengaja kami menggelar acara ini agar PPK memeiliki kemampuan lebih dalam bernicara di depan umum karena Divisi Parmas merupakan ujung tombak publikasi kepada masayarakat," terang Nanang. Acara dilanjutkan denganacara inti yaitu pemaparan materi dari narasumber pertama, Amalia Rosyadi Putri dalam materinya membahas tentang teknik-teknik dalam public speaking. DIsini peserta diajari untuk menanggulangi rasa gugup saat berbicara di depan umum. Amalia juga mengajak pesert untuk melakukan praktek public speaking. "Gugup saat harus di berbicara di depan umum merupakan hal yang wajar, namun kita harus bisa mengalahkan rasa gugup itu salah satunya dengan cara menguasai materi dan selalu berpikir positif," ujar Amalia. Untuk materi kedua tentang penulisan berita online disampaikan oleh Kholisul fathikin seorang jurnalis. Sebagai jurnalis seyogyanya dapat memberikan informasi kepada masayarakat. Namun tidak semua informasi dapat dibuka kepada masyarakat terlebih peserta adalah seorang penyelanggara Pemilu. Materi terakhir oleh seorang praktisi media sosial Luthfi Husnika. Dalam pemaparannya Luthfi menyampaikan untuk dapat mengembangkan media sosial yang dikelola, harus serutin mungkin untuk melakukan postingan. Selain rutin juga harus memperhatikan jam-jam krusial dalam melakukan posting di media sosial. (And)

Whatsapp Channels OnBoarding

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Kamis (14/12/2023) KPU Kabupaten Kediri mengikuti kegiatan Whatsapp Channels OnBoarding - Partai Politik & Peserta Pemilu 2024. Diselenggarakan META di META Office Jakarta, hadir memberikan apresiasi Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos. Pada suatu kesempatan, Betty mengungkapkan penghargaannya terhadap peran Meta dalam mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menyebarkan berbagai isu terkait pemilihan umum. Salah satu upayanya adalah melalui saluran Whatsapp Channel, yang memberikan kemudahan dalam penyebaran informasi terkait proses pemilihan. Betty selanjutnya mengajak peserta pemilu, termasuk partai politik, calon presiden, dan calon legislatif, untuk memanfaatkan secara optimal fitur grup media sosial Meta, seperti Whatsapp dan Facebook, sebagai sarana efektif dalam melancarkan kampanye. “Peserta pemilu harus memanfaatkan perkembangan teknologi yang luar biasa dalam masa kampanye yang waktunya tidak panjang. Melalui medsos peserta pemilu dapat mendekatkan diri dan meyakinkan pemilih dalam menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024,” kata Betty. Dalam konteks ini, perlu diinformasikan bahwa WhatsApp menyediakan layanan khusus untuk berbagi informasi resmi terkait partai politik dan peserta pemilu kepada masyarakat dan kelompok pendukung melalui saluran WhatsApp Channels. Informasi yang disampaikan melalui saluran tersebut terdapat pada menu Updates, yang terpisah dari percakapan dan panggilan pribadi, sehingga tetap terjamin keamanannya dengan enkripsi end-to-end. (pnj)  

PPS Se-Kabupaten Kediri Hadir Dalam Pelaksaan Bimbingan Teknis Digelar Oleh KPU Kabupaten Kediri

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id –  Kamis (14/12) KPU Kabupaten Kediri menggelar Bimbingan Teknis Panitia Pemungutan Suara (PPS) se- Kabupaten Kediri Gelombang ketiga. Digelar di Tegowangi Hall Hotel Grand Surya acara dimulai pukul 14.00 WIB dengan dihadiri sebanyak 228 peserta dari PPS se- Kecamatan Grogol, Papar, Purwoasri, Plemahan dan Pare. Dibuka dengan sambutan dari Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Hariono. Dalam sambutannya Agus menyampaikan PPS merupakan sebuah ujung tombak untuk melanjutkan Bimtek kepada KPPS. Dan Bimtek dari PPS kepada KPPS harus dilakukan dengan baik agar pelaksanaan Pemilu tahun 2024 dapat berjalan lancar. "Kami berharap nantinya PPS dapat melakukan bimtek dengan benar kepada KPPS dengan tujuan lancarnya pelaksanaan Pemilu Tahun 2024," ucap Agus. Sebelum dapat melakukan bimtek kepada KPPS tentuya PPS harus membentuk dulu anggota KPPS, pada tahapan pembentukan KPPS yang sekarang sedang berlangsung dihimbau kepada seluruh PPS untuk dapat merekrut orang-orang terbaik untuk melaksanakan tugas ebgai KPPS. "Dalam proses pembentukan anggota KPPS saya berharap teman-teman PPS dapat memilih orang-orang terbaik untuk mendapat amanah dalam menyelenggarakan pemungutan suara," ucap Agus. Acar direncanakan akan digelar selama dua hari dengan diisi materi oleh Komisioner KPU Kabupaten Kediri. (And)

Visitasi Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Rabu (13/12/2023) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Visitasi Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Pusat (KI Pusat). Berlangsung di Kantor KPU, hadir memberikan pengarahan Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari. Dalam sambutannya, Hasyim menegaskan bahwa KPU berkomitmen untuk menjalankan prinsip transparansi sesuai dengan ketentuan dalam UU. Salah satu prinsip utama penyelenggaraan pemilu yang ditekankan adalah transparansi. “Dari waktu ke waktu membangun, memperkuat, memperluas transparansi,” tegas Hasyim. Menurut Hasyim, transparansi memiliki dua makna. Pertama, dalam bentuk dokumen, kecuali dokumen yang tergolong klasifikasi tertentu. Kedua, berbagai jenis informasi dapat diakses, kecuali informasi yang tidak memenuhi kriteria untuk dipublikasikan. “Dalam teori pengambilan keputusan, public policy theory, ada pada bagian decision making formulation,  berbagai macam info harus kita siapkan, berbagai macam data harus disclosure dalam rangka pilihan kebijakan terkait, kebijakan yang kita ambil,” kata Hasyim. KPU berupaya maksimal untuk mengumumkan segala yang dilakukan oleh lembaga tersebut, sejalan dengan tanggung jawabnya menyediakan informasi perkembangan pemilu secara teratur. Sementara itu, Ketua KI Pusat Donny Yoesgiantoro menyoroti empat aspek kunci, yaitu ketersediaan informasi, aksesibilitas informasi dan personel, tanpa memungut biaya, dan penerimaan publik. Donny memberikan apresiasi terhadap upaya KPU dalam menyediakan aksesibilitas informasi bagi pemohon informasi disabilitas, seperti penggunaan braille. (pnj)  

KPU Kabupaten Kediri Gelar Bimbingan Teknis Panitia Pemungutan Suara (PPS) se- Kabupaten Kediri Gelombang 2

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id –  Rabu (13/12) KPU Kabupaten Kediri menggelar Bimbingan Teknis Panitia Pemungutan Suara (PPS) se- Kabupaten Kediri Gelombang kedua. Digelar di Tegowangi Hall Hotel Grand Surya acara dimulai pukul 14.00 WIB dengan dihadiri sebanyak 204 peserta dari PPS se- Kecamatan Puncu, Plosoklaten, Gurah, Pagu, Gampengrejo. Dibuka dengan sambutan dari Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi. Dalam sambutannya Ninik menyampaikan untuk terus menjaga kekompakan antar penyelenggara. Selain menjaga kekompakan yang tidak kalah penting jug adalah menjaga kesehatan "Pemilu sudah semakin dekat, tetap jaga kesehatan ya kawan-kawan," ucap Ninik. Selanjutnya Ninik juga menyampaikan bahwa dalam melakukan pembentukan KPPS dihimbau untuk memilih anggota KPPS yang tanggap teknologi, karena nantinya dalam pelaksanaan pemungutan suara akan menggunakan aplikasi dari KPU RI untuk pelaporannya. "Saya harap dalam membentuk KPPS, teman-teman memperhatikan tentang tanggap teknologi karena nantinya akan ada SIREKAP atau aplikasi lain yang digunakan oleh KPPS," terang Ninik. Acar direncanakan akan digelar selama dua hari dengan diisi materi oleh Komisioner KPU Kabupaten Kediri. (And)