Berita Terkini

KPU Kabupaten Kediri mengikuti Webinar Seri 18 ASN Belajar

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Kamis (25/5/2023) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Webinar Seri 18 ASN Belajar yang digelar BPSDM Provinsi Jawa dengan topik Partisipasi dan Netralitas ASN dalam Mendukung Kesuksesan Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024. Acara dimulai tepat pukul 09.00 dengan narasumber Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur Eddy Supriyanto, Divisi Sosdiklih Parmas KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro, dan Kordiv SDMO Bawaslu Provinsi Jawa Timur Nur Elya Anggraini dengan moderator Putri Viola. Materi pertama disampaikan oleh Eddy Supriyanto, beliau menyampaikan untuk menjaga netralitas khusunya dalam Pemilu tahun 2024. Untuk dapat menjaga netralitas ini bisa dengan beberapa cara antara lain dengan menghindari parktik Politisasi Birokrasi dan juga menghindari Praktik Politik Uang. Eddy juga menyampaikan bahwa ASN merupakan salah satu objek pengawasan, sehingga dalam bertindak harus memperhatikan kode etik agar tidak melanggar prinsip netralitas ASN. "Kita harus benar-benar menjaga netralitas sebagai ASN karena kita memiliki tanggungjawab sebagai pelayan publik," tutur Eddy. Selanjutnya materi kedua disampaikan oleh Nur Elya Anggraini, dalam pemaparannya beliau menyampaikan terkait bentuk pelanggaran Netralitas ASN dalam Pemilu. Beberapa bentuk pelanggaran netralitas ini antara lain dengan memberikan dukungan kepada Parpol, melakukan pendekatan kepada parpol hingga mendeklarasikan diri sebagai peserta pemilu. "Jika ASN terbukti melakukan salah satu bentuk pelanggaran netralitas tentunya akan akan sanksi yang harus diterima," ucap Nur Elya. Untuk materi terakhir diisi oleh Gogot Cahyo baskoro, beliau menyampaikan terkait partisipasi ASN dalam mendukung kesuksesan Pemilu tahun 2024. beberapa cara yang dapat dilakukan oleh ASN untuk ikurt mensukseskan Pemilu antar lain dengan cara ikut mensosialisasikan penyelenggaraan pemilu kepada masyarakat luas. Tidak hanya itu, Gogot juga menyampaikan agar ASN dapat menghindari politik praktis dan juga politik uang guna menjaga netralitasnya. "Netralitas ASN adalah harga mati, agar tercipta pemilu yang berkualitas," tutup Gogot.(pnj/and)

Sosialisasi Peningkatan Partisipasi dan Peran Masyarkat dalam Mensukseskan Pemilu tahu 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Kamis (25/5/2023) KPU Kabupaten Kediri kembali di dapuk sebagai narasumber dalam acara Sosialisasi Peningkatan Partisipasi dan Peran Masyarkat dalam Mensukseskan Pemilu tahu 2024 yang digelar oleh Bakesbangpol Kabupaten Kediri. Bertempat di Balai Desa Brenggolo Kecamatan Plosoklaten, acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan menghadirkan Ninik Sunarmi selaku Ketua KPU Kabupaten Kediri, Sa'idatul Umah selaku Ketua Bawaslu , Kus Hartono selaku Ketua Persada situs Dalem Pojok, Yuli Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri, dan juga Sunan sebagai moderator dengan mengundang Perangkat Desa se-Kecamatan Plosoklaten Dalam pemaparan materinya Ninik menyampaikan bahwa sebagai Perangkat Desa, Pemilu bukanlah hal yang asing lagi. Bahkan di setiap Desa juga telah melakukan pemilihan Kepala Desa secara langsung. Maka dari itu Ninik berharap para perangkat desa dapat iku mensosialisasikan kepada warganya mengenai Pemilu Tahun 2024. Tidak hanya itu, Ninik juga menyampaikan untuk menghindari praktek politik uang. Hal ini dikarenakan praktik politik uang dapat mendorong berbagai tindakan koruptif para pejabat terpilih di kemudian hari. "Saya menghimbau untuk bisa ikut mensosialisasikan untuk menghindari politik uang sehingga dapat mewujudkan pemilu 2024 yang akuntabel dan bersih," ucap Ninik.(and)

Mengantisipasi Hoaks di Tahun Pemilu

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Rabu (24/5/2023) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Forum Diskusi Denpasar 12 Edisi Ke-148 bertajuk "Mengantisipasi Hoaks di Tahun Pemilu". sebagai narasumber  Anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini dan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Melalui forum ini, Titi berpesan agar seluruh pihak platform media sosial untuk bertanggung jawab penuh dalam mengatasi disinformasi tentang pemilu yang tersebar di platform mereka. "Dibutuhkan dukungan dari platform media sosial. Itu (platform media sosial) juga ambil tanggung jawab untuk menjadi bagian melawan disinformasi ini," ungkapnya. Kendati demikian, selain peran platform media sosial, pihak penyelenggara Pemilu juga sangat berperan penting dalam mengatasi penyebaran disinformasi mengenai pemilu. Karena dalam memerangi disinformasi sangat dibutuhkan penyelenggara pemilu yang bersifat kredibel, mandiri, profesional, dan mampu menghadirkan kerja-kerja yang terbuka. Maksud kerja terbuka yakni agar penyelenggara Pemilu dapat mengedukasi masyarakat. "Itu menjadi mudah untuk meluruskan serangan-serangan terhadap pelaksanaan tahapan pemilu karena akses pada informasi itu dibuka dengan baik oleh penyelenggara pemilu," kata Titi. Senada dengan Titi, Lestari mengingatkan kepada seluruh warga Indonesia agar mengkonsumsi literasi teknologi dibarengi dengan menangkal hoax pada pemilu 2024. Dimana hingga saat ini hoax masih kerap disebarkan oleh oknum tertentu melalui teknologi, yakni media sosial.  "Salah satu catatan yang dihadapi adalah kemajuan teknologi yang terjadi tidak dibarengi dengan literasi teknologi atau kemampuan untuk memahami teknologi itu sendiri. Saya kira ini menjadi pengingat bagi kita, bagaimana kemudian bisa mempersiapkan diri, mendidik lingkungan untuk lebih memahami yang terjadi," tambahnya.(pnj)

Sosialisasi Peningkatan Partisipasi dan Peran Masyarkat dalam Mensukseskan Pemilu tahu 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Rabu (24/5/2023) KPU Kabupaten Kediri di dapuk sebagai narasumber dalam acara Sosialisasi Peningkatan Partisipasi dan Peran Masyarkat dalam Mensukseskan Pemilu tahu 2024 yang digelar oleh Bakesbangpol Kabupaten Kediri. Bertempat di Balai Bale Bungah Resto Kecamatan Ngasem, acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan menghadirkan Ninik Sunarmi selaku Ketua KPU Kabupaten Kediri, Sukari sebagai perwakilan dari Bawaslu, Imam Fachruddin selaku Akademisi, Yuli Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri, dan juga Sunan sebagai moderator dengan mengundang Mahasiswa dari 5 Universitas di Kabupaten kediri serta Karang Taruna Desa Nambaan. Dalam pemaparan materinya Ninik menyampaikan bahwa pemuda-pemuda seperti para mahasiswa dan karangtaruna merupakan tonggak utama untuk ikut mensosialisasikan Pemilu Tahun 2024. Sosialisasi dapat dilakukan melalu banyak cara, salah satunya melalui media sosial. "Saya berharap setelah ini, teman-teman bisa ikut mensosialisasikan Pemilu tahun 2024, bisa disampaikan dalam forum-forum mashasiswa, forum organisasi ataupun melalui media sosial," terang Ninik. Selain dapat ikut mensosialisasikan Pemilu para peserta sosialisasi juga diajak untuk melawan isu-isu "hoax" terkait Pemilu. Ninik menyampaikan bahwa banyak sekali isu-isu yang tidak baik diluar sana. Beliau berharap sebagai pemuda dapat menyaring berita-berita tersebut. Semakin sedikit berita miring tentang pemilu akan berdampak baik untuk kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara "Kepercayaan masyarakat akan berdampak pada tingkat partisipasi masyarakat dalam pemungutan suara Pemilu Tahun 2024," tutup Ninik.(and)

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Penyidikan Tindak Pidana Siber

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Selasa (23/5/2023) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Pelatihan Peningkatan Kemampuan Penyidikan Tindak Pidana Siber. Digelar oleh Mabes Polri, hadir sebagai narasumber Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos dan Anggota Bawaslu Puadi. Membahas tentang pengelolaan data informasi, Betty menerangkan bahwa KPU memiliki kebijakan satu peta data Pemilu dimana dilakukan integrasi dari sistem informasi yang dimiliki KPU. Sementara itu pengamanan siber KPU sendiri terus mengalami beberapa pengembangan, yakni terdiri atas pengamanan aplikasi, pengamanan data center dan jaringan, serta pengamanan pengoperasian. "Dalam melakukan hal tersebut, tentunya KPU tidak bekerja sendiri, KPU mendirikan gugus tugas keamanan siber KPU. Dengan melibatkan beberapa instansi diantaranya BSSN, BIN, BRIN, Bareskrim Mabes Cyber Polri, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika," ungkap Betty. Sementara itu Puadi menambahkan, "Kami mengajak untuk teman-teman penyidik siber di wilayahnya masing-masing, untuk berkolaborasi bersama Bawaslu daerah. Karena tanggung jawab urusan pemilu ini urusan semua stakeholder. Agar penyelenggaraan pemilu berjalan dengan lancar sesuai dengan koridornya," imbuhnya.  Mengingat kompleksnya Pemilu 2024, Puadi menjelaskan banyak hal yang menjadi catatan termasuk salah satunya tantangan Bawaslu dalam mengawal agenda Pemilu serentak. Bisa dilihat dalam fenomena Black campaign, hoax, hate speech , isu SARA. Dimana hingga saat ini masih menjadi sisi gelap dalam kehadiran media sosial di setiap penyelenggara pemilu.(pnj)

KPU Kabupaten Kediri Melakukan Survey Gudang Bulog

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Selasa (23/5/2023) Tepat pukul 10.00 KPU Kabupaten Kediri melakukan survey gudang Bulog di Jl. Erlangga, Desa Paron Kabupaten Kediri. Survey dilakukan oleh langsung oleh Ninik Sunarmi selaku Ketua KPU Kabupaten Kediri dengan didampingi oleh Andik Indarto selaku Pejabat Pembuat Komitmen, Winarto Kasubbag Umum dan Nanang Sugiarto selaku Tim Survey Gudang Logistik. Ninik menyampaikan bahwa gudang Bulog merupakan salah satu tempat yang dirasa representatif untuk dapat menampung logistik pemilu 2024 di Kabupaten Kediri. Hal ini dikarenakan gudang yang terletak di Desa Paron ini memiliki kapasitas yang cukup luas dan juga akses yang mudah, selain itu letaknya juga tidak jauh dari Kantor KPU Kabupaten Kediri. Ninik juga menyampaikan akan terus memantau perkembangan dan ikut serta dalam survey gudang logistik KPU Kabupaten Kediri, dengan harapan akan mampu menemukan gudang yang mampu memenuhi kriteria sesuai kegunaannya. "Kita berusaha untuk mempersiapkan segalanya sedini mungkin supaya nanti pada masa penerimaan hingga pendistribusian logistik pemilu dapat berjalan dengan lancar, ujar Ninik.(and)