Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Jumat (1/7/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester I Tahun 2022, yang dilaksanakan KPU Provinsi Jawa Tengah. Berlangsung secara luring dan daring, rakor kali ini menghadirkan narasumber dari Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos dan Ketua KPU Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro. Acara ini dihadiri Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Ketua dan Anggota Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, Bawaslu Provinsi Jawa tengah, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Provinsi Jawa Tengah, Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Pangdam IV/Diponegoro, Polda Jawa Tengah, Dinas Pendidikan, Disdukcapil serta perwakilan 16 parpol peserta Pemilu 2019. Betty Epsilon menjelaskan jika salah satu bentuk pelayanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kepada masyarakat adalah penyajian daftar pemilih yang baik. Untuk itu KPU harus memiliki pegangan baku saat melaksanakan tugas mendata pemilih, dengan menekankan prinsip komprehensif, inklusif, mutakhir, partisipatif, akuntabilitas, serta perlindungan pada data pribadi. “Saat ini Jawa Tengah kurang lebih mencapai 98,13% terkait proses penyandingan data padan dan tidak padannya (data KPU dengan data kependudukan). “Jadi masih ada sedikit perbaikan. (Namun) untuk provinsi sebesar Jawa Tengah sudah menjadi prestasi yang sangat luar biasa,” kata Betty. Karena pada Oktober 2022 KPU akan menerima Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4), maka Betty membagikan semangatnya untuk segera menyelesaikan sisa PR mengenai proses data tidak padan ini. “Pasti data ini akan kami sandingkan dengan DP4 yang kita peroleh pada bulan Oktober,” lanjutnya. Sementara itu, Paulus mengatakan bahwa DPB merupakan program yang penting dilakukan sebagai transparansi KPU dalam pengelolaan data pemilih yang harus di upgrade secara terus-menerus. “Daftar pemilih setiap Pemilu selalu membutuhkan perbaikan, oleh karena itu pemutakhiran DPB merupakan elemen yang amat penting agar daftar pemilih tersaji dengan baik,” kata Paulus. (pnj)