Berita Terkini

Senam Aerobik Dalam Rangka Jumat Sehat

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Jumat (24/06/2022) KPU Kabupaten Kediri melaksanakan Giat Jumat Sehat yang diisi dengan Senam Aerobik Bersama.  Dengan Kegiatan Jumat sehat tentunya bermanfaat, menjaga metabolisme tubuh agar terhindar dari penyakit dan menjaga kesegaran jasmani maupun rohani. Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi mengatakan “Seperti kata pepatah yang tidak asing yakni “Mensana in Corporesano”, Di Dalam Tubuh yang Sehat Terdapat Jiwa yang Kuat”. “Makna yang terkandung di dalamnya adalah kita harus menjaga kesehatan tubuh. Dengan kita rutin berolahraga, badan akan menjadi segar. Segala keletihan setelah bekerja menjadi hilang. Terlebih lagi, daya tahan tubuh meningkat,” kata Ninik. “Di samping itu, kegiatan olahraga senam ini juga dapat meningkatkan kebersamaan dan kekompakan di antara rekan sekerja,” ucapnya. Dengan dilaksanakannya kegiatan rutin jumat sehat tersebut, diharapkan dapat menjaga kondisi tubuh seluruh pegawai. Karena kata “sehat” adalah hal utama, seiring telah memasuki Tahapan Pemilu Serentak 2024 dimana kerja kita sekarang adalah Hari Kalender. Terakhir Ninik, kegiatan senam aerobik ini adalah salah satu ikhtiar kita juga, karena dengan olahraga selain badan menjadi sehat, dapat menciptakan suasana kerja yang produktif dan kreatif. (don)  

KPU Kediri Gelar Forum Koordinasi DPB Triwulan II Tahun 2022

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Jumat (24/06/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri gelar Forum Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDB) Triwulan II Tahun 2022. Kegiatan dilaksanakan secara Daring melalui media zoom meeting. Kegiatan ini turut mengundang Bawaslu, Polres Kediri, Polres Kediri Kota, Kodim 0809, Dispendukcapil, Dinkes, dan seluruh partai politik se-Kabupaten Kediri. Dalam laporannya, Sekretaris KPU Kabupaten Kediri, Bekti Rochani menyampaikan, dalam Peraturan KPU Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2021 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. “Kami mohon bimbingan dan arahannya agar PDPB sesuai PKPU dengan data yang komprehensif, akurat, terbuka dan partisipatif”, ucap Bekti. “Untuk selanjutnya acara sepenuhnya dipandu oleh Bapak Eka Wisnu Wardana selaku Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi”, tuturnya. Dilanjut pembukaan oleh Ketua, Ninik Sunarmi, beliau mengatakan dalam forum koordinasi untuk mendapatkan masukan dari instansi-instansi lain. Ataupun warga masyarakat terkait PDB ini. “Dengan diselenggarakan forum ini, kami sangat berharap masukan-masukan pihak terkait khususnya terkait data Dispendukcapil, Bawaslu, Polres, Kodim. Untuk nantinya data akan dimutakhirkan di akan datang lebih baik, menjadi lebih akurat, kompresif dan mutakhir”, kata Ninik. Dalam forum PDPB ini juga turut mengundang Nurul Amalia, Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur Divisi Data dan Informasi. Selanjutnya acara sepenuhnya di pandu oleh Ketua Divisi Rendatin, Eka Wisnu Wardhana. Wisnu dalam materinya menyampaikan, DPB merupakan salah satu kunci penyelenggaraan dalam pemilu, maka dari itu penting untuk dikoordinasikan agar mendapat masukan secara luas untuk dilakukan koreksi kemudian diperbaiki, sehingga data pemilih yang dihasilkan benar-benar valid, partisipatif, dan akurat. “Data Pemilih ini penting, karena dari DPB kita dapat merencanakan anggaran dengan cermat, menghitung perkiraan logistik, dan sebagainya sehingga butuh koordinasi dari para stakeholder dalam memberikan saran-saran perbaikan, agar DPB dapat di mutakhirkan sesuai dengan yang diharapkan,” ucap Wisnu. Dalam forum tersebut Wisnu juga menyampaikan hasil Pemutakhiran DPB Bulan Juni 2022 yang telah dilakukan KPU Kabupaten Kediri dengan jumlah DPB 1.243.267 pemilih, pemilih Laki-laki 623.224 dan pemilih Perempuan 620.043, yang ditambah dengan pemilih baru 10 pemilih (Pensiunan POLRI) dikurangi dengan pemilih TMS 4.140 pemilih (2.264 Meninggal Dunia dan 1.876 Data Ganda) yang tersebar di 5.758 (maksimal jumlah pemilih per TPS adalah 300 pemilih). Selanjutnya diakhir sesi, diadakan diskusi dan tanya jawab terhadap hasil Data Pemilih yang dimutakhirkan pada Triwulan II di Tahun 2022 ini.  UNDUH DAFTAR NAMA PERUBAHAN DPB JUNI UNDUH REKAP DPB JUNI  

KPU Kediri Gelar Silaturahmi dan Koordinasi Ke DPC Partai PDI-Perjuangan

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Kamis (23/06/2022) Dengan agenda yang sama KPU Kabupaten Kediri melanjutkan Kegiatan Silaturahmi dan Koordinasi bersama DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Kediri. Ketua KPU Ninik Sunarmi mengatakan bahwa setiap parpol berhak mengetahui perkembangan pelaksanaan pemilu sehingga dapat bersama-sama dengan KPU mensukseskan tahapan pemilu 2024. "KPU terus melakukan persiapan menuju Pemilu 2024, itulah tujuan kami datang kesini melakukan sosialisasi terkait PKPU jadwal tahapan, Hal ini penting bagi kami, karena dengan memberikan pemahaman yang baik terkait tahapan kepada partai politik, kami berharap Pemilu 2024 di Kabupaten Kediri dapat berjalan dengan lancar dan damai," ucap Ninik. Anwar Ansori selaku Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, menambahkan terkait pada Tahapan pencalonan Anggota DPRD Kabupaten Kediri.  “Pada Tahap Pencalonan yang perlu diperhatikan dan perlu kami sampaikan bahwa minimal Calon Anggota DPRD setidaknya keterwakilan perempuan 30% dan itu wajib dipenuhi,” tegas Anwar. “Dan ketika tidak sampai keterwakilan perempuan 30%, maka akan bisa menggalakan dalam Proses tahap pencalonan. Perlu diingat juga keterwakilan perempuan ini harus di masing-masing Dapil,” pungkasnya.  

KPU Kediri Gelar Silaturahmi dan Koordinasi Ke DPC Partai Demokrat

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Kamis (22/06/2022) Dengan agenda yang sama KPU Kabupaten Kediri melanjutkan Kegiatan Silaturahmi dan Koordinasi bersama DPC Partai Demokrat Kabupaten Kediri. Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim mengatakan bahwa selain bersosialisasi terkait jadwal tahapan, dengan kunjungan ini KPU berusaha untuk lebih mengenal seluruh partai politik di Kabupaten Kediri. "Tentunya dengan ini kami berusaha menjalin kedekatan yang sama dengan seluruh partai yang nantinya berlaga pada pemilu 2024, jika kedekatan ini ada pasti kedepan hal-hal apapun terkait tahapan dapat kita komunikasikan dengan mudah," ucapnya. Menambahkan Anwar Ansori, selaku Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, menambahkan terkait pada Tim penghubung Liaison Officer (LO) Partai Demokrat. “Dimohon untuk mempersiapkan Tim LO setidaknya bisa di masing-masing Dapil. Di Kabupaten Kediri ini ada 6 Dapil. Ketika partai sudah mempersiapkan di awal, kedepannya akan memudahkan dalam pendaftaran pencalonan. Pada tahapan pencalonan sangat penting ketika didalamnya ada proses verifikasi keabsahan, keaslian Pendidikan terakhir misalnya”, ujar Anwar. Lebih lanjut dalam perekrutan LO, “sangat diperlukan juga latar belakang dengan SDM yang berkualitas minimal “melek” IT, komunikatif, responsif karena dengan padat nya jadwal dan terbatasnya waktu kami harapkan bisa terselesaikan dengan mudah. “Kami sebagai penyelenggara akan bekerja maksimal juga, sesuai Tagline kami “KPU Melayani”, melayani dengan senang hati, tulus dan ikhlas. Demi terwujudnya sukses, lancarnya Tahapan Pemilu 2024,” tuturnya. (don)

Pendampingan Virtual Account (CMS) bersama KPU Kota Kediri dan BRI Kanca Kediri

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Kamis (23/06/2022) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Pendampingan Virtual Account (CMS) bersama KPU Kota Kediri dan BRI Kanca Kediri. Di ruang Media Center BRI Cabang Kediri memberikan pelayanan ini dengan jemput bola. Kegiatan ini dimulai kurang lebih pukul 14.00 sampai selesai. Tujuan pendampingan ini adalah dalam aktivasi layanan Cash Management System BRI (CMS BRI). CMS BRI adalah salah satu jenis jasa layanan pengelolaan keuangan yang ditujukan untuk nasabah non-perorangan (perusahaan/lembaga). Dan salah satunya pengguna adalah Komisi Pemilihan Umum. Bekti Rochani selaku Sekretaris KPU Kabupaten Kediri mengatakan, dimana nasabah dalam hal ini “bendahara” dapat melakukan pengelolaan keuangannya langsung melalui fasilitas online. “Penggunaan CMS salah satunya bisa mempercepat pelaksanaan pembayaran belanja kepada rekanan. Karena kita sudah masuk tahapan Pemilu Serentak 2024, kedepannya akan banyak bekerja sama dengan rekanan-rekanan, contohnya saja cetak bahan sosialisasi, pembelian ATK untuk kelengkapan TPS dan masih banyak lagi,“kata Bekti. Selanjutnya Rossi, FO dari BRI Cabang Kediri mengatakan CMS, sesuai namanya, sistem ini didesain khusus untuk mengelola keuangan dengan lebih mudah, lengkap, dan cepat. “Dimana fungsi dari layanan CMS ini adalah untuk mencatat seluruh laporan dan aktivitas transaksi yang ada di rekening bendahara. Maka dari itu, keberadaannya sangat penting karena bisa memberikan laporan transaksi secara gamblang kepada bendahara satker.” terang Rossi. “Selain fungsi diatas layanan ini bisa diakses secara online sehingga informasi keuangan perkantoran pun dapat diakses dari mana saja dan kapan saja,” pungkasnya. (don)  

Bersama APDI, KPU Kediri Sosialisasikan Tahapan Pemilu 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Rabu (22/6/2022) Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim didapuk menjadi narasumber dalam Kegiatan Sosialisasi pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024 bersama Asosiasi Pendamping Desa Indonesia (APDI) Kabupaten Kediri. Acara dimulai pukul 09.00 WIB - 16.00 WIB, bertempat di Balai Desa Doko Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, acara ini turut dihadiri pengurus APDI Jatim, pengurus APDI Kediri dan seluruh pendamping masyarakat Kabupaten Kediri. Dalam kesempatan itu, Nanang mengajak para APDI untuk turut berperan menyukseskan Pemilu Serentak 2024. "Mari bersama kita sukseskan Pemilu Serentak 2024, baik jadi penyelenggara, peserta pemilihan atau jadi pemilih yang cerdas," ucapnya. Lebih lanjut, Nanang mengatakan bahwa siapapun mampu menjadi penyelenggara, selama itu sesuai dan tidak melanggar ketentuan. “Siapapun boleh jadi penyelenggara termasuk kawan-kawan pendamping Kediri selama tidak menyalahi aturan di lembaganya, kami tunggu kiprah pendamping dalam suksesi Pemilihan Serentak 2022,” jelasnya. Terakhir, Nanang menyampaikan dengan diluncurkannya hari tahapan pada 14 Juni 2022 oleh KPU RI, maka KPU Kabupaten Kediri mulai sedari dini melakukan berbagai sosialisasi pendidikan pemilih ke berbagai organisasi/komunitas. “Harapannya dengan sosialisasi ini seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Kediri dapat berperan aktif dan berpartisipasi dalam gelaran Pemilu dan Pemilihan serentak 2024,” tutupnya. (pnj)