Berita Terkini

KPU Kediri Gelar Silaturahmi dan Koordinasi Ke DPD Partai Golkar

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Selasa (28/06/2022) pukul 09.30 WIB Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri melanjutkan Kegiatan Silaturahmi dan Koordinasi bersama partai politik, kali ini kunjungan dilakukan ke kantor DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kediri. Hal ini dilakukan guna mensosialisasikan tentang Pemilu 2024 yang tahapannya telah ditetapkan pada 14 Juni 2022 lalu.  Dalam kunjungan ini, KPU Kabupaten Kediri dihadiri Ketua KPU Ninik Sunarmi, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Anwar Ansori, Divisi Hukum dan Pengawasan, Agus Hariono, dan Jajaran Kasubag beserta staf yang disambut baik oleh Ketua DPD Partai Golkar, Sigit Sosiawan bersama jajaran Pengurus DPD Golkar Kabupaten Kediri.  Ketua KPU Ninik Sunarmi mengatakan bahwa setiap parpol berhak mengetahui progres pelaksanaan pemilu sehingga KPU merasa berkewajiban untuk melakukan sosialisasi terkait jadwal dan tahapan Pemilu 2024 yang telah ditetapkan pada 14 Juni 2022 lalu. "Tujuan kami datang kesini melakukan sosialisasi terkait PKPU jadwal tahapan, Hal ini penting bagi kami, karena dengan memberikan pemahaman yang baik terkait tahapan kepada partai politik, kami berharap Pemilu 2024 di Kabupaten Kediri dapat berjalan dengan lancar dan damai," ucap Ninik. Lebih lanjut dalam penyampaiannya Ninik mengatakan bahwa petugas penghubung atau liaison officer (LO) di setiap parpol dibutuhkan untuk memudahkan komunikasi terkait pendaftaran dan verifikasi partai politik menjelang Pemilu 2024 mendatang. “Dalam kunjungan ke parpol manapun, kami meminta parpol menyiapkan LO per dapil, untuk memudahkan proses pengecekan berkas, pemenuhan persyaratan dan banyak hal lainnya yang membutuhkan komunikasi,” ucapnya. Permintaan itu menurut Ninik didasari dari pengalaman pada pemilu sebelumnya. Selain itu untuk mengantisipasi adanya kekurangan berkas dan ketidaktelitian saat proses tahapan pemilu, sehingga bisa merugikan parpol tersebut. Menanggapi hal itu, Ketua DPD Partai Golkar, Sigit menegaskan jika Golkar telah mempersiapkan semua hal terkait tahapan Pemilu 2024. Salah satunya terkait penunjukan LO / petugas penghubung partai. “Kami telah membahas ini di internal dan untuk saksi dan LO pun sudah kita persiapkan juga, Insyaallah Golkar siap semuanya,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Anwar Ansori menjelaskan tentang pendapilan, beliau menyampaikan bahwa KPU membuka ruang untuk menerima masukan bagi partai manapun yang ingin mengusulkan perubahan dapil pada pemilu serentak 2024.  "Sesuai simulasi yang telah kami lakukan, jika mengacu DAK Semester 2 tahun 2021 potensi perubahan dapil di Kabupaten Kediri sangat kecil. Mengapa demikian? pertama karena tidak ada pemekaran kecamatan, dan berikutnya karena pertambahan penduduk di tiap dapil di Kabupaten Kediri masih merata, hal ini penting diketahui untuk dijadikan pertimbangan semua partai jika nantinya tetap berupaya menginginkan perubahan dapil," ucapnya. (pnj)  

KPU Kediri Gelar Silaturahmi dan Koordinasi Ke DPC Partai Gerindra

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Selasa (28/06/2022) pukul 14.00 WIB Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri kembali melanjutkan Kegiatan Silaturahmi dan Koordinasi bersama partai politik, kali ini kunjungan dilakukan ke kantor DPC Gerindra Kabupaten Kediri.  Dalam kunjungan ini, KPU Kabupaten Kediri dihadiri Ketua KPU, Ninik Sunarmi; Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Anwar Ansori; Divisi Hukum dan Pengawasan, Agus Hariono; Divisi Parmas, Sosdiklih dan SDM, Nanang Qosim, Jajaran Kasubag beserta staf. Kegiatan Silaturahmi dan koordinasi ini, disambut langsung oleh Ketua DPC Partai Gerindra sekaligus Anggota Dewan DPRD Kabupaten Kediri Arief Junaidi. Turut hadir juga dalam acara seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) di 26 Kecamatan se-Kabupaten Kediri. Ninik Sunarmi, Ketua KPU mengatakan dalam kegiatan ini selain silaturahmi bertujuan untuk melakukan sosialisasi terkait PKPU No. 3 Tahun 2022 tentang tahapan dan jadwal Pemilu serentak Tahun 2024. “Silaturahmi dan koordinasi ini penting bagi kami, selain memberikan pemahaman yang terkait setiap tahapan kepada partai politik serta masukan-masukan, juga tukar pengalaman-pengalaman pada pemilu sebelumnya,” kata Ninik. “Dan kami juga berharap pada Pemilu serentak Tahun 2024 di Kabupaten Kediri dapat berjalan sesuai yang kita harapkan. Lancar, aman, damai pemilunya begitu juga sukses penyelenggaranya serta pesertanya," ucapnya. Selanjutnya, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Anwar Ansori menyampaikan pentingnya Liaison Officer (LO) saat tahapan pemilu 2024 berlangsung "Di tahapan pemilu 2024 ini akan ada banyak dokumen yang harus dipenuhi dan dilengkapi, disinilah peran LO sangat dibutuhkan untuk menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan langsung dengan tahapan di lapangan, kami berharap agar partai politik mampu menyiapkan lebih dari 1 LO di setiap dapil sehingga dapat memudahkan komunikasi antara KPU sebagai penyelenggara dan partai politik sebagai peserta," ucapnya. Berikutnya, Nanang Qosim selaku Ketua Divisi Parmas, Sosdiklih dan SDM, menambahkan bahwa kedatangan KPU ke Gerindra, tidak lain menjadi bagian yang tak terpisahkan antara penyelenggara dan peserta, dalam hal ini KPU dengan partai politik. “Mungkin dahulu pernah terdengar antara KPU dengan peserta pemilu dalam menjaga jarak yang sama, tapi itu dulu. Akan tetapi kami sesuai instruksi pimpinan kami di pusat agak berbeda. Kami sebagai penyelenggara menjaga kedekatan yang sama dengan peserta pemilu,” pungkas Nanang. Terakhir, Arief Junaidi selaku Ketua DPC Partai Gerindra, menyampaikan terimakasih atas perhatian dari KPU dalam kegiatan ini, dimana dalam kegiatan silaturahmi bisa mempererat kedekatan jarak antara Partai Gerindra dengan KPU. “Kami dari partai gerindra akan siap mendukung pada setiap tahapan-tahapan yang ada.  Di setiap tahapan yang memungkinkan ada peraturan yang berubah dari pemilu sebelumnya, kami siap mengadopsi dan intens berkomunikasi ke KPU. Karena KPU adalah pengawal resmi dalam pemilu, kita harus mengikuti sepenuhnya dalam kontestasi Pemilu 2024 ini,” tegas Arif. (don)  

Apel Pagi, Sekretaris Tegaskan Komitmen “KPU Melayani dan Integritas 24 Jam”

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (27/06/2022) pukul 08.00 WIB bertempat di halaman kantor Jajaran Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri melakukan apel pagi. Apel Senin pagi ini dipimpin langsung Sekretaris, Bekti Rochani. Bekti selaku pembina apel dalam amanatnya menyampaikan beberapa hal, bahwa apel pagi merupakan bagian suatu perencanaan. “Pada apel pagi kita bisa menyiapkan kesiapan-kesiapan lembaga, sebelum melaksanakan tugas fungsi dalam menyelenggarakan pemilu dan pemilihan,” kata Bekti. Bekti menambahkan, “Tentunya kesiapan kita di seluruh jajaran sekretariat, kesiapan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan dari awal minggu hingga akhir. Untuk itu kami mengapresiasi bapak/ibu pimpinan dan teman-teman di jajaran sekretariat yang selalu aktif mengikuti apel pagi,” tuturnya.  Lebih jauh, Bekti mengingatkan bahwa sesuai dengan Surat Dinas Sekjen No.1342/KU.03-SD/01/2022 mengenai Restrukturisasi Anggaran Tahapan telah dijelaskan bahwa penggunaan anggaran pemilu, baru dapat digunakan saat memasuki bulan Juli, ini menegaskan agar KPU di tiap Provinsi/Kabupaten/Kota untuk patuh dan berhati-hati dalam menggunakan anggaran saat berkegiatan. Disisi lain juga masih menunggu Juknis terkait penggunaan anggaran tersebut. "Mengacu pada surat tersebut, Mari kita laksanakan sesuai arahan yang dikeluarkan Bapak Sekjen, karena jika melanggar maka KPU baik tingkat Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota akan diberikan sanksi tegas,” pungkasnya. Di Akhir amanat Bekti mengingatkan terkait Tagline yang digaungkan Sekjen KPU RI. “Tagline kita sekarang adalah KPU Melayani, Integritas 24 Jam, jadi kita sebagai penyelenggara pemilu adalah melayani, melayani dengan senyuman baik kepada pemilih maupun peserta pemilu. Disamping itu kita juga tuntut bekerja dengan sepenuh waktu, dengan integritas 24 Jam,” tutupnya. (don)  

Pleno Rutin, Bagian dari Evaluasi dan Perencanaan Kegiatan

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Senin (27/06/2022) KPU Kabupaten Kediri menggelar pleno rutin, pleno ini dipimpin Ketua KPU, Ninik Sunarmi dengan dihadiri Anggota Komisioner, Sekretaris, Jajaran Kasubbag serta Notulen. Rapat diadakan di Media Center berlangsung kurang lebih dua jam. Dalam pleno, Ninik menyampaikan beberapa hal diantaranya, progres kelanjutan Silaturahmi dan Koordinasi dengan partai politik dalam pelaksanaan Tahapan Pemilu serentak Tahun 2024, evaluasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB), evaluasi piket Kerja pada masa Tahapan Pemilu, Inventarisasi BMN, kegiatan-kegiatan lain yang akan direncanakan minggu depan. "Dengan digelarnya pleno rutin ini kita bisa mengetahui, bagaimana progres minggu yang lalu dan merencanakan kegiatan-kegiatan di minggu depan. Berharap dengan masukan kawan-kawan komisioner, sekretaris dan kasubag terkait kegiatan-kegiatan kita,” ucap Ninik. Selanjutnya masing-masing kasubag menyampaikan progres perkembangan kegiatan masing-masing. Dimulai Kasubag Tekmas, Kasubag Rendatin, Kasubag KUL dan Kasubag Hukum dan SDM. Sementara itu, Winarto, Kasubag KUL mengatakan, terkait Inventarisasi BMN masih dalam proses. Dengan penatausahaan aset BMN, pengelolaan BMN yang tertib tentunya akan mempermudah dalam administrasinya. “Progres Inventarisasi BMN, kita mulai dari pengecekan aset, pendataan ulang BMN, membuat Daftar Barang Ruangan (DBR), pembuatan Berita Acara pinjam pakai barang, misalnya pinjam pakai kendaraan, laptop atau yang lainnya,” pungkas Winarto. “Terkait untuk pelabelan aset BMN kita masih menunggu aplikasi dari SAKTI, karena saat ini masih proses migrasi antara aplikasi desktop ke SAKTI. Setelah migrasi selesai secepatnya kita akan mencetak label dan pendataan ulang aset BMN,” tegasnya. Berikutnya, Anwar Ansori, selaku Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan menambahkan dalam kegiatan silaturahmi dan koordinasi dengan partai politik dalam pelaksanaan Tahapan Pemilu serentak Tahun 2024 tidak hanya 9 (sembilan) Parpol yang ada di parlemen saja, akan tetapi semua parpol yang ikut pada kontestasi Pemilu tahun 2019 juga. “Minggu kemarin dan minggu ini, kami sudah merencanakan dan merealisasikan untuk silaturahmi dan koordinasi di sembilan Parpol yang ada di parlemen. Dan minggu depan kita mengagendakan juga partai yang ikut pada pemilu 2019 kemarin, diantaranya Partai Hanura, Partai Perindo, Partai Berkarya, PBB, PKPI, PSI serta Partai Garuda,” ungkap Anwar. Diakhir, Eka Wisnu Wardhana menambahkan, terkait evaluasi rapat Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) hari Jumat kemarin, berlangsung lancar dan tidak ada kendala apapun. Dari Dukcapil juga sangat membantu KPU dalam DPB, dimana Dukcapil telah membantu percepatan dalam perekaman E-KTP khusus untuk pemilih pemula. (don)  

KPU Kediri Gelar Silaturahmi dan Koordinasi Ke DPD Partai Nasdem

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (27/06/2022) pukul 13.30 WIB Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri kembali melanjutkan Kegiatan Silaturahmi dan Koordinasi bersama partai politik, kali ini kunjungan dilakukan ke kantor DPD Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Kabupaten Kediri. Hal ini dilakukan guna mensosialisasikan tentang Pemilu 2024 yang tahapannya telah ditetapkan pada 14 Juni 2022 lalu. Dalam kunjungan ini, rombongan KPU disambut oleh Ketua DPD Partai NasDem, Lutfi Mahmudiono bersama jajaran Pengurus DPD Nasdem Kabupaten Kediri penuh dengan keakraban dengan tetap serius menyampaikan materi-materi mengenai tahapan Pemilu 2024. Ketua KPU, Ninik Sunarmi mengatakan dengan adanya kunjungan ini merupakan awal dari KPU mempersiapkan tahapan, dimana menjalin sinergitas dengan partai politik penting dilakukan demi suksesnya pemilu 2024. "Kami berharap dengan pertemuan ini dapat mempererat kerjasama antara KPU sebagai penyelenggara dan NasDem sebagai peserta, sehingga dapat bersama-sama menciptakan pemilu 2024 yang aman, damai, dan berintegritas," ucap Ninik. Senada dengan Ninik, Divisi Hukum dan Pengawasan, Agus Hariono berharap, dengan adanya silaturahmi ke partai politik ini disambut dengan baik, sehingga tahapan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik tanpa ada gesekan antara satu dengan lainnya. "Kami sangat berharap, dengan menjaga kedekatan yang sama bersama semua parpol, maka akan enak untuk berjalan pada saat pelaksanaan. Intinya kami ingin lebih dekat dengan semua parpol, sehingga ketika ada aturan sama namun terkadang pemahamannya berbeda, maka dapat duduk bersama untuk berdiskusi," harapnya. Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Lutfi menyampaikan kesiapan Nasdem untuk mendukung penuh pemilu 2024 dengan disiplin dan taat aturan.  "Di Awal telah saya sampaikan bahwa NasDem sangat siap untuk mendaftar sebagai peserta pemilu, diversifikasi dan mengikuti tahapan-tahapan selanjutnya dengan tertib, seperti pendaftaran caleg hingga pemungutan suara pada 14 Februari 2024 nanti, insya Allah NasDem siap," katanya.  Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Eka Wisnu Wardhana, Divisi Teknis Penyelenggaraan Anwar Ansori dan Jajaran Kasubag beserta staf KPU Kabupaten Kediri. (pnj)

KPU Kediri Hadiri Seminar Nasional Sekaligus Penandatangan MoU Antara UNISKA dengan MK

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Sabtu (25/06/2022) Pukul 13.00 wib bertempat di Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri, Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi menghadiri Seminar Nasional bertema “ Pemenuhan Hak Politik Warga Negara Dalam Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah” dan Penandatanganan MoU antara UNISKA dan Mahkamah Konstitusi (MK). Kegiatan ini turut mengundang pula KPU, Bawaslu Kab/Kota Tulungagung dan Blitar, Walikota Kediri, Bupati Kediri, Kejaksaan, Pengadilan, IAIN, & Universitas Kadiri. Dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), dimulai oleh Sekjen MK M. Guntur Hamzah dan dilanjutkan oleh Rektor Uniska Ali Maschan Moesa. Ali Maschan Moesa, Rektor UNISKA dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan dibentuknya Undang-undang Pemilu, maka rakyat telah menyepakati bahwa sistem pemerintahan Indonesia adalah presidensial, maka konsekuensinya setiap 5 tahun sekali diadakan Pemilu, dimana dalam pemilu rakyat memegang kekuasaan tertinggi dalam memilih/menentukan calon pemimpinnya. Dalam kesempatan ini, Ali juga mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Mahkamah Konstitusi dengan terselenggaranya penandatangan nota kesepahaman MK dengan Uniska serta mengadakan seminar nasional. Selanjutnya Pemateri dari Sekjen MK, M. Guntur Hamzah, dari Tanda tangan Mou (Memorandum of Understanding/nota kesepahaman) ini adalah tanda tangan yang ke-260 yang sudah dilaksanakan MK. “Dalam beberapa tahun terakhir ini, kami menggunakan tanda tangan elektronik atau digital. Sehingga kalau tadi tanda tangan Mou ditampilkan di layar ini, melalui smartphone tinggal scan, Mou itu langsung pindah ke smartphone Ibu dan Bapak. Inilah pentingnya menggunakan teknologi informasi,” kata Guntur. Lebih lanjut, Guntur tetap menekan pentingnya keadilan, baik secara teoritis maupun penerapannya. Termasuk para hakim konstitusi yang melakoni pentingnya keadilan dalam menjalankan tugasnya. “Kehadiran MK ini senantiasa mengusung isu keadilan. Kita mungkin pernah membaca seorang pakar bernama Michael J. Sandel dalam bukunya “What’s The Right Thing To Do” menyebut bahwa sejatinya keadilan ada tiga sisi, yaitu kebebasan (freedom), kesejahteraan (welfare), dan kebijaksanaan (wisdom), tuturnya. Selain pemateri diatas, dilanjut pemateri dari Hakim Mahkamah Konstitusi RI (Prof. Dr. Saldi Isra., S.H., M.P.A.) dan Prof. Dr. Moh. Fadli., S.H., M.Hum Guru Besar Hukum Tata Negara (HTN) dari Universitas Brawijaya (UB). Di berakhirnya acara terdapat diskusi dan tanya jawab terkait materi yang disampaikan, serta isu-isu tentang pemenuhan Hak Politik Warga Negara Dalam Pemilu dan Pemilihan. (don)