Berita Terkini

Undang 26 PPK Divisi Teknis, KPU Kediri Gelar Finalisasi Vermin Perbaikan Kesatu Pencalonan DPD

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Selasa (31/1/2023) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menyelenggarakan Rakor finalisasi Vermin perbaikan pertama syarat minimal dukungan calon anggota DPD Provinsi Jawa Timur. Bertempat di Media Center KPU Kabupaten Kediri Jl. Pamenang No. 1 Kediri, rakor dimulai pukul 13.00 wib hingga selesai. Bersama 26 Anggota PPK Divisi Teknis Penyelenggaraan, melakukan Finalisasi Vermin DPD Jatim. Dengan mencermati potensi TMS dari jumlah 17 Bakal Calon Anggota DPD dengan jumlah dukungan 8.603 anggota. Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Hariono, dalam sambutan dan sekaligus membuka acara menyampaikan, rakor ini merupakan rakor perdana melalui luring oleh divisi teknis. “Manfaatkanlah sebaik-baiknya rakor ini, karena PPK merupakan kepanjangan dari KPU, maka kita meminta bantuan dan PPK harus siap membantu di setiap tahapan-tahapannya KPU,” ucap Agus. “Saat ini memasuki tahapan Pencalonan DPD, dimana terdapat beberapa tahapan yang sangat krusial, diantaranya Vermin DPD, Verfak DPD hingga penetapan pencalonan DPD. Dan PPK kami berharap membantu dan berperan aktif, mulai dari vermin ini hingga verifikasi faktual, yang tahapannya dimulai tanggal 6 Februari hingga 26 Februari 2023 mendatang,” ucapnya. Anwar Ansori selaku Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, mengatakan  rakor finalisasi ini merupakan lanjutan dari eksekusi verifikasi administrasi dari hari Kamis kemarin. “Kemarin kita telah selesai, progres Vermin telah 100%. Dan kami berharap kepada teman-teman PPK untuk meneliti, mengecek ulang terutama status dukungan yang TMS”, kata Anwar. “Pastikan untuk tidak salah memberikan status, karena akan berpotensi merugikan bakal calon anggota DPD Jatim,” imbuhnya. Anwar lebih lanjut, menambahkan terkait pemberian status TMS ini karena apa, karena didalamnya banyak pemeriksaan, mulai dari keberadaan KTP, keberadaan lampiran F1 pernyataan dengan tanda tangannya, usia dan pekerjaan, terkait daerah pemilihan, hingga potensi ganda, ganda identik maupun ganda eksternal dengan bakal calon yang lain. (don)  

Bimbingan Teknis Sistem Pengelolaan Data Pemilih (SIDALIH)

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Selasa (31/1/2023) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri melaksanakan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). Bertempat di Media Center KPU Kabupaten Kediri, bimtek dimulai pukul 10.00 wib hingga selesai dengan mengundang Dispendukcapil dan 26 Anggota PPK Divisi Data se-Kab Kediri. Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Eka Wisnu Wardhana sekaligus membuka acara menyampaikan Sidalih adalah aplikasi yang paling dikembangkan oleh KPU dan Sidalih merupakan sebuah alat bantu saja, sehingga bertujuan memudahkan dalam memutakhirkan data pemilih. “Sidalih sendiri memuat banyak data, yang menjadi salah satu tolak ukur pemeliharaan data pemilih, khususnya di Tingkat Kabupaten Kediri,” kata Wisnu. “Kami berpesan kepada anggota PPK di 26 Kecamatan ini, agar bekerja secara cermat dalam pemutakhiran data pemilih, mulai dari memetakan TPS hingga proses penguploadan data pemilih di Sidalih”, kata pria berkacamata ini. Lebih lanjut Wisnu menyampaikan bahwa setelah rakor dengan KPU Provinsi Jawa Timur minggu lalu, saat ini total TPS dari Kabupaten Kediri semula 5.758 TPS berubah menjadi 5.700 TPS. “Hari ini, kami akan memantau progress nya teman-teman PPK dalam mengupload data pemilih ke dalam Aplikasi Sidalih, diharap hari ini terselesaikan 100%. Dimana nanti detailnya akan dijelaskan operator sidalih kami (Fuad),” tutupnya. (don)  

Kunjungi KPU Kediri, RRI Tawarkan Kerjasama Publikasi Terkait Tahapan Pemilu

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (30/1/2023) tepat pukul 10.00 WIB Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menerima Audiensi Tim Radio Republik Indonesia (RRI) Kediri yang diketuai oleh Willy Anugrah. Kedatangan ini diterima baik oleh Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi bersama anggota komisioner Nanang Qosim, Agus Hariono, dan Anwar Ansori. Dalam sambutannya, Ninik menyampaikan sangat terbuka atas kedatangan RRI dan ini merupakan salah satu bagian tugas dari KPU dalam menjalin kerjasama dengan media. "Terima kasih atas kunjungannya, dengan bertemu dan berdiskusi secara langsung, tentu ini akan semakin mempererat sinergi antara RRI dengan KPU," ucapnya. Menanggapi yang telah disampaikan, Willy dari RRI sangat berterimakasih atas sambutan yang diberikan, beliau menuturkan bahwa tujuan utama tim RRI Kediri datang ke KPU adalah guna melakukan audiensi berkaitan permohonan kerjasama dalam hal melakukan pemberitaan tentang tahapan pemilu 2024. Adapun kerjasama itu adalah agar RRI diperbolehkan untuk mengikuti setiap agenda kegiatan KPU untuk diolah dan dipublikasikan, baik dalam pemberitaan berita maupun format dialog. Berikutnya, RRI juga menawarkan kepada KPU untuk dialog di luar studio bertema demokrasi maupun hal - hal terkait tahapan Pemilu yang sedang dihadapi KPU Kabupaten Kediri. (pnj)  

Jagat Saksana KPU Harus Mampu Menjaga Marwah Lembaga

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (30/1/2023) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti Rapat Persiapan Pengamanan Pemilu Tahun 2024 serta Pengecekan dan Kelengkapan Anggota Jagat Saksana, yang digelar KPU RI. Berlangsung kurang lebih selama tiga jam, rapat dimulai pukul 09.00 – 12.00 WIB. Hadir mewakili KPU Kabupaten Kediri, Sekretaris Randy Agatha, Kasubag KUL Winarto dan Jagat Saksana Nanang Sugiarto. Kabag Pamdal Sekjen KPU Ashari, menghimbau kepada seluruh Jagat Saksana di lingkungan KPU untuk senantiasa meningkatkan disiplin, menjaga identitas, wibawa dan marwah lembaga.  “Caranya menjaga hal itu dengan menggunakan atribut secara lengkap dalam melaksanakan tugas dan fungsi, hal ini dapat dibilang sepele tapi penting untuk menunjukan bahwa Jagat Saksana KPU merupakan Jagat Saksana yang berintegritas,” ucap Ashari. Dengan demikian, tumbuh rasa kebersamaan, kebanggaan dan jiwa korsa, sikap mawas diri dan peka terhadap lingkungan sekitarnya. Juga memiliki kepercayaan diri dan motivasi kerja, serta memahami tugas dan tanggung jawab sebagai satuan unit kerja pengamanan dalam, kehumasan, dan protokol. (pnj)  

Hadapi Irisan Tahapan, Ketua KPU Ingatkan Untuk Selalu Siap

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (30/1/2023) tepat pukul 08.00 WIB Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar apel pagi, Apel berlangsung kurang lebih 30 menit. Dan dilaksanakan di halaman kantor KPU Jl.Pamenang No.1, Katang, Ngasem, Kediri. Ketua KPU, Ninik Sunarmi yang bertindak sebagai pembina apel menegaskan jika tahapan penyelenggaraan Pemilu di tahun 2023 kini telah beririsan. "Usai, pelantikan PPS kini disusul pembentukan pantarlih, ditambah lagi Vermin Perbaikan Kesatu Pencalonan DPD yang dalam beberapa hari lagi akan berlanjut ke tahap Verifikasi Faktual dan membutuhkan effort tenaga dan pikiran dari seluruh jajaran," ucap Ninik. Sehingga, ia menghimbau kepada seluruh jajaran untuk melakukan sinkronisasi program dan jadwal serta melakukan pencermatan anggaran. Hal ini penting sebagai upaya dalam mengelola tanggung jawab penggunaan anggaran di dalam setiap kegiatan. Apel berjalan dengan khidmat diikuti oleh Sekretaris Randy Agatha, Pejabat Struktural dan Fungsional, seluruh Staf, serta mahasiswa magang di lingkungan KPU Kabupaten Kediri. (pnj)  

Rapat Kerja Perencanaan Anggaran dan Sinkronisasi RAB Pemilihan Serentak 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Kamis (29/1/2023) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Rapat Kerja Perencanaan Anggaran Pemilu 2024 dan Sinkronisasi RAB Pemilihan Serentak Tahun 2024. Berlangsung di Semarang, hadir memberikan pengarahan Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro, dan Anggota KPU Jawa Tengah Ikhwanuddin. Paul menyampaikan bahwa, kegiatan ini digelar guna melaksanakan pencermatan pada anggaran tahapan Pemilu 2024 dan sinkronisasi RAB Pemilu Serentak tahun 2024 seluruh KPU provinsi dan KPU Kabupaten atau kota di Jawa Tengah. "Saya sangat berharap setelah rapat kerja ini selesai kebutuhan anggaran tahapan Pemilu 2024 untuk seluruh chapter KPU di provinsi Jawa Tengah dapat tersusun dengan baik sehingga sesuai dengan apa yang telah dianggarkan," jelasnya. Masih dalam kesempatan yang sama, dilanjutkan dengan sesi pencernaan anggaran Pemilu 2024 TA. 2023 dan anggaran Pemilihan Serentak Tahun 2024 bersama Yulianto Sudrajat. Ia mengungkapkan bahwa skema breakdown antara KPU baik itu di KPU RI, KPU Provinsi hingga KPU Kabupaten/kota sesuai usulan yang disampaikan anggaran tersebut mencapai 76 Triliun Rupiah. "Perlu diketahui, KPU saat ini juga tengah merancang dan membahas anggaran untuk tahapan di tahun 2023 dan Pilkada 2024. KPU berusaha sepenuhnya agar kebutuhan KPU provinsi dan KPU Kabupaten atau kota tertata dengan baik sehingga mencukupi untuk seluruh rangkaian kegiatan," ungkap Yulianto. Selanjutnya, Ikhwanudin mengungkapkan bahwa perencanaan pembenahan anggaran Pemilu dan Pilkada sudah mencapai tahap penyusunan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah untuk starter KPU Kabupaten atau kota. "Terakhir saya menegaskan agar seluruh sadar KPU Kabupaten atau kota untuk memperjuangkan anggaran Pemilu dan Pilkada serentak 2024 dengan selalu mempertimbangkan tiap tahapan, alokasinya," tutup Paul. (pnj)