Berita Terkini

Persiapan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu pada Pemilu Tahun 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Selasa (29/11/2022) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Rakernis Gelombang 2 Persiapan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu pada Pemilu Tahun 2024. Acara yang digelar Bawaslu RI ini, menghadirkan  Anggota KPU RI Mochammad Afifuddin sebagai narasumber. KPU menyatakan siap menghadapi sengketa proses pada pemilu 2024, persiapan yang dilakukan yakni mulai dari posisi KPU serta mekanisme untuk menghadapi sengketa proses pemilu di Bawaslu. Maksud posisi KPU dalam sengketa proses pemilu ini, adalah sebagai pihak prinsipal termohon dan pihak yang menyuarakan pendapat hukum serta pendampingan hukum untuk KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota. "Posisi KPU memberikan pendapat hukum, maka kita lakukan kepada satker memberikan juknis, memberikan langkah-langkah ketika menghadapi sengketa proses di daerah, termasuk KPU pusat memastikan jajarannya mematuhi undang-undang maupun PKPU dan Perbawaslu," jelas Afif. Persiapan lain yang tak kalah penting, yakni persiapan sidang mediasi dan sidang ajudikasi sampai dengan tindak lanjut KPU terhadap putusan sengketa proses pemilu di Bawaslu. Terutama dalam persiapan sidang mediasi, adapun langkah yang ditempuh yakni memenuhi sidang mediasi, selanjutnya mempelajari, dan menganalisis permohonan sengketa proses pemilu. Terakhir adalah mengumpulkan data atau informasi untuk menyusun Daftar Inventaris Masalah (DIM). "Sedangkan mengenai sidang ajudikasi, persiapan KPU antara lain koordinasi dengan Bawaslu, Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu Kabupaten/kota. Adapun langkahnya, dengan mempelajari dan menganalisis pokok masalah yang terdapat dalam permohonan sengketa pemilu, selanjutnya mengumpulkan data atau informasi, dan terakhir adalah penyusunan DIM, kronologi, serta melaksanakan gelar perkara," tutup Afif. (pnj)  

Jadikan sebagai Pengingat Profesionalitas Diri, KPU Kediri Gelar Upacara HUT KORPRI

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Selasa (29/11/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri gelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang ke-51 tahun. Upacara tersebut digelar di halaman depan Kantor KPU Kabupaten Kediri dan dihadiri oleh seluruh pegawai fungsional maupun struktural di lingkungan KPU Kabupaten Kediri. Dipimpin langsung oleh Sekretaris KPU Kabupaten Kediri, Randy Agatha Sakaira yang membacakan naskah sambutan Dewan Pengurus KORPRI Nasional. Dalam amanatnya, Randy juga berpersan untuk menjadikan momentum ini sebagai pengingat diri senantiasa bekerja dengan profesional, “Kita sebagai bagian dari KORPRI seyogyanya bisa bekerja secara profesional, ikhlas melayani masyarakat, dan konsisten menjaga integritas,” jelasnya. (Adn/Humas)  

Rapat Evaluasi Pelaksanaan Anggaran dan Pengelolaan Keuangan serta Persiapan Menghadapi Tahun Anggaran 2023

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Senin (28/11/2022) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Rapat Evaluasi Pelaksanaan Anggaran dan Pengelolaan Keuangan Tahun 2022 serta Persiapan Menghadapi Tahun Anggaran 2023 di Lingkup Sekretariat Jenderal KPU. Berlangsung di Jakarta, hadir tiga memberikan pengarahan Plt. Deputi Administrasi KPU, Purwoto Ruslan Hidayat. Untuk mengutamakan asas disiplin anggaran dan keamanan keuangan negara, KPU dalam melaksanakan belanja APBN diharapkan terus mendorong pelaksanaan program penyerapan dana dan pencapaian program lebih efektif dan efisien.  "Dalam rangka mengelola keuangan negara yang profesional, terbuka, dan bertanggung jawab, maka perlu dipahami kaidah-kaidah hukum administrasi keuangan negara yang didasari ketentuan dalam Undang-Undang Perbendaharaan Negara menganut asas kesatuan, universalitas, dan tahunan,” kata Purwoto. Kemudian untuk menerapkan asas kesatuan, maka dokumen anggaran sangat penting adanya. Untuk itu dokumen yang disusun oleh Pengguna Anggaran (PA), diharapkan berisi pernyataan (PA) mengenai apa saja yang dilaksanakan dan dihasilkan, berapa jumlah anggaran yang disediakan, dan kapan uang tersebut akan dibayarkan oleh PA dalam satu tahun anggaran tertentu. "Pernyataan tersebut sekaligus menginformasikan bahwa pengguna anggaran akan melakukan pencairan dananya sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam dokumen pelaksanaan anggaran. Dengan demikian dokumen pelaksanaan anggaran menjadi acuan pengguna anggaran dalam melaksanakan kegiatan sebagai pelaksanaan APBN,” lanjut Afif. Terakhir Purwoto bersama-sama mengajak seluruh jajaran agar cermat dan disiplin batas-batas waktu pelaksanaan anggaran akhir tahun 2022. Dengan selalu membangun koordinasi agar pelaksanaan tugas-tugas yang dijalankan berjalan dengan lancar. "Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), dan Pengelola Keuangan (PK) untuk memperhatikan rencana kegiatan dan target penyerapan sampai dengan tanggal 31 Desember 2022,” tutup Purwanto. (pnj)  

KPU Kediri Sasar Mahasiswa Dalam Mewujudkan Peningkatan Partisipasi Pemilu

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (28/11/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri sasar mahasiswa sebagai seperta giat KPU Goes to Campus di IAIN Kediri. Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 WIB tersebut merupakan salah satu bagian dari sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat dalam menyongsong Pemilu 2024. Dihadiri oleh Ketua KPU Kediri Ninik Sunarmi, Sekretaris KPU Kediri Randy Agatha, Kepala Sub Bagian (KASUBAG) Tekmas Donny Hendrawan, mahasiswa magang sebagai panitia, dan pihak dekan serta dosen sebagai stakeholder. Dibuka dengan sambutan dari Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi yang mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai langkah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, “Kami ingin mengajak adik - adik untuk melek politik, supaya bukan hanya melihat di tv saja. Namun, KPU hadir untuk menyampaikan sosialisasi, saya juga berharap kalian bisa turut serta berpartisipasi dengan ikut menjadi PPS atau KPPS dalam Pemilu 2024,” jelasnya. Diisi oleh dua pemateri yaitu Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM Nanang Qosim serta Ketua LP2M IAIN Kediri yang pernah menjadi bagian dari KPU Kota Kediri Taufik Alamin.  Taufik menyampaikan seputar kedemokrasian, artian demokrasi, urgensi, hingga arti penting partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan Pemilihan, “Kalau ada pemilu berarti Negara butuh masyarakat guna mengisi ruang - ruang di pemerintahan,” jelasnya. Sedangkan Nanang Qosim menyampaikan wawasan seputar kepemiluan kepada mahasiswa dari sudut pandang praktisi dan penyelenggara. Menurutnya, Pemilu adalah revolusi yang secara de jure maupun de facto diakui secara legal dan tertuang dalam undang - undang. Ia juga menekankan, sebagai mahasiswa juga harus mengetahui tentang kepemiluan dan demokrasi, “Jika ada pertanyaan ngapain kita harus berdemokrasi, itu sama halnya dengan kalian (mahasiswa) ngapain ikut demo pada pemerintah jika tidak ingin terlibat dalam pembentukannya?,” tanya Nanang. Selanjutnya, Nanang menjelaskan tentang hak suara masyarakat yang merupakan hal penting bagi KPU dan tidak bisa dengan mudah untuk dihilangkan. Terakhir, Nanang menutup dengan membahas tahapan - tahapan yang dilakukan KPU Kediri dalam pelaksanaan Pemilu 2024. (Adn/Humas)  

KPU Kabupaten Kediri Gelar Bincang Demokrasi Di IAIN Kediri

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (28/11/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri dilaksanakan giat KPU Goes to Campus guna sosialisasi bincang demokrasi dan pemilu kepada mahasiswa yang bekerja sama dengan IAIN Kediri. Bertempat di Aula Lantai 2 Kampus 1 IAIN Kediri, acara tersebut dimulai pukul 10.00 WIB. Dihadiri oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) Halil Thahir, Ketua LP2M IAIN Kediri Taufik Alamin, Ketua Program Studi Sosiologi (Kaprodi) Agama Trimurtining Tyas, Jajaran Dosen Sosiologi Agama, Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, dan tak lupa Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi. KPU Goes to Campus digelar guna memberikan informasi tentang dasar - dasar kepemiluan, meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran tentang hak dan kewajiban dalam pemilu serta meningkatkan partisipasi Pemilih dan Pemilu. Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai bentuk pelaksanaan pendidikan pemilih kepada masyarakat khususnya mahasiswa agar bisa mengetahui dan mengenal lembaga penyelenggara pemilu, tugas kewenangan, dan semua aktifitas dalam menyelenggarankan Pemilu. Dalam sambutannya, Dekan FUDA menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk kerjasama antara kampus dengan IAIN Kediri, “Saya sangat mengapresiasi kerjasama yang telah dilakukan oleh prodi Sosiologi Agama dengan KPU, saya mendengar langsung bahwa mahasiswa yang magang disana baik dan pintar - pintar,” ungkapnya. Kaprodi Sosiologi Agama juga mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sangat baik bagi mahasiswa, ia berharap kegiatan tersebut bisa bermanfaat, “Kita sangat senang sekali KPU telah berkali - kali mengadakan kegiatan bersama, semoga bisa bermanfaat bagi mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah,” jelas Tyas. Ketua KPU Kediri Ninik Sunarmi juga memberi sambutan sekaligus membuka acara tersebut. Ia menekankan bahwa mahasiswa sudah seharusnya aktif mengikuti kegiatan - kegiatan baik dikampus maupun di luar kampus, termasuk kegiatan sosialisasi tersebut.  “Kami ingin mengajak adik - adik untuk melek politik, supaya bukan hanya melihat di tv saja. Namun, KPU hadir untuk menuampaikan sosialisasi, mahasiswa harus tahu minimal tanggal pemilu di 14 februari 2024,” jelas Ninik. (Adn/Humas)    

KPU Kediri Ikuti Rapat Konsolidasi Tahapan Pemilu 2024 Untuk ASN KPU Se-Jatim

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Minggu (27/11/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri ikuti Rapat Konsolidasi Tahapan Pemilu 2024 untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) KPU Se-Jatim di Hotel JW Marriot Jl. Embong Malang No. 85-89 Surabaya. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama 2 hari yaitu Minggu-Senin, 27-28 November 2022. Dibuka pukul 15.00 WIB dan dihadiri oleh seluruh ASN Non-Struktural (Fungsional Umum dan Tertentu) Se-Jatim. Hadir mewakili KPU Kediri yaitu ASN Fungsional Umum (Ferawati, Ika Rahmasari, Tjatoer V. Oetomo, Wahyu Mulyawati, dan Panji) dan ASN Fungsional Tertentu (Emy Supriyati dan Agustin Ningsih). Ketua KPU Jatim, Choirul Anam dalam sambutannya menerangkan bahwa rapat konsolidasi tersebut guna memperkuat silaturrahmi seluruh ASN KPU di Jatim. “Bulan - bulan ini, sejak launching tahapan 14 Juni 2022 menjadi bulan yang cukup berat bagi penyelenggara pemilu. Cukup banyak tahapan yang kita laksanakan sekarang ini, yakni ada verifikasi faktual partai politik, pencalonan DPD, rekrutmen Badan Ad Hoc, penataan dapil, serta tahapan pemutakhiran data pemilih yang akan segera berproses,” terang Anam. Sayangnya, menurut Anam tahapan - tahapan tersebut dilaksanakan dengan sumber daya yang cukup terbatas, “Namun, harapannya Bapak/Ibu kawan - kawan ASN harus bisa memaksimalkan jumlah dan kapasitas kelembagaan maupun personal. Kemampuan untuk memahami dan melaksanakan regulasi harus terus ditingkatkan, serta menjaga etos kerja,” imbuhnya. (Adn/Humas)