Berita Terkini

Konferensi Pers Pasca Rapat Pleno Rekapitulasi Nasional Hasil Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Rabu (14/12/2022) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Konferensi Pers pasca selesainya Rapat Pleno Rekapitulasi Nasional Hasil Verifikasi dan Penentuan Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2024. Berlangsung di Gedung KPU, hadir memimpin konferensi Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari.  Dalam Surat Keputusan (SK) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mo. 518 Tahun 2022 menetapkan bahwa terdapat 17 partai politik nasional dan 6 partai politik lokal Aceh yang akan menjadi peserta pemilu 2024. “Partai politik yang menjadi peserta pemilu nasional ditetapkan 17 partai politik dan partai politik lokal Aceh untuk pemilu DPRA maupun DPRK ada 6 partai politik,” kata Hasyim. Penetapan partai politik dan peserta pemilu dilakukan 14 bulan sebelum hari H pemungutan suara. Hal ini sesuai dengan amanat undang-undang atau UU nomor 17 tahun 2017. Untuk saat ini memasuki proses pengundian dan penetapan nomor urut partai politik Pemilu 2024, hal penting yang perlu diperhatikan dalam proses ini menurut Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) No. 1 Tahun 2022 menyatakan bahwa, semua partai politik peserta pemilu 2019 yang memenuhi ambang batas parlemen berhak memilih opsi, yakni tetap menggunakan nomor urut di pemilu 2019 atau mengembalikan nomor urutnya ke KPU untuk kemudian ikut kembali dalam proses pengundian tahun ini.  “Untuk partai politik yang punya kursi di DPR RI kami siapkan surat pernyataan, apakah akan menggunakan nomor urut di Pemilu 2019 atau akan ikut undian. Kalau ikut undian maka nomor urut dikembalikan ke KPU dan ikut undian dan nanti kita tetapkan,” jelas Hasyim. Terakhir, bagi partai politik peserta pemilu 2019 yang dinyatakan tidak lolos ambang batas parlemen dan Partai baru, maka wajib mengikuti pengundian nomor urut. (pnj)  

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2022

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Rabu (14/12/2022) KPU Kabupaten Kediri mengikuti acara penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2022. Berlangsung di Jakarta, hadir menerima penghargaan Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari.. Dalam kesempatan ini, KPU berhasil meraih peringkat pertama pada ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2022 dengan kategori lembaga non struktural yang mendapat perolehan nilai sebanyak 98,68%. "Alhamdulillah KPU mendapatkan anugerah dari Komisi Informasi Pusat sebagai Lembaga Non Struktural dengan kategori paling Informatif, peringkat pertama. Ini sebagai sebuah hasil penilaian apa yang telah dikerjakan KPU dalam penyelenggaraan Pemilu setahun terakhir,” sambut Hasyim. KPU selaku lembaga pelayanan memiliki dua target besar, yakni melayani pemilih untuk menggunakan hak pilihnya dan melayani peserta Pemilu untuk melakukan kontestasi kepemiluan. Karena partisipasi merupakan sesuatu yang penting demi menghasilkan pemilu yang sah secara hukum dan politik. Maka, KPU terus meningkatkan pelayanan keterbukaan Informasi publik penyelenggaraan pemilu. “Apa yang dihasilkan dalam proses ini adalah terbentuknya pemerintahan hasil pemilu. Oleh karena itu proses dan hasil pemilu harus mendapatkan dukungan, legitimasi, dan kepercayaan publik. Selanjutnya, partisipasi publik dalam kegiatan-kegiatan kepemudaan jauh melampaui itu semua, kesadaran politik masyarakat terutama dalam kepemiluan,” jelas Hasyim. (pnj)  

Tingkatkan Publikasi Pemilu, KPU Kediri hadiri Bimtek Kehumasan KPU Provinsi Jawa Timur

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Jumat (9/12/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri turut hadir dalam giat Bimbingan Teknis Kehumasan yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur di Gedung Pertemuan KPU Pasuruan, Jawa Timur. Acara yang dimulai tepat pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri oleh Anggota Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Nanang Qosim, Sekretaris KPU Kediri Randy Agatha S, Staf TekMas Catur V dan Bendahara Ferawati. Nanang mengatakan bahwa tujuan hadir dalam kegiatan bimtek kehumasan tersebut adalah guna meningkatkan kapasitas tim Partisipasi Masyarakat (Parmas) Kediri untuk tujuan peningkatan publikasi kepemiluan di Kediri. "Bimtek Humas ini wajib kami hadiri untuk upgrade pengetahuan dan pengalaman Kehumasan tim ParMas KPU Kediri dengan materi-materi yang sangat baik dan sesuai dengan kebutuhan kehumasan", tutur Nanang. Kegiatan tersebut dibuka oleh Gogot Cahya Baskara selaku Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Provinsi Jatim. Dalam sambutannya, Gogot menyampaikan bahwa Kehumasan adalah aspek penting dalam publikasi informasi kepemiluan, mengingat KPU merupakan instansi publik bertikal dan lembaga yang harus melaksanakan asas keterbukaan informasi publik. (Adn/Humas)  

Pemilu 2024 di Mata Gen Z: Peran, Ekspektasi dan Partisipasi Kaum Muda Dalam Pesta Demokrasi

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Jum'at (9/12/2022) KPU Kabupaten Kediri mengikuti diskusi bertema “Pemilu 2024 di Mata Gen Z: Peran, Ekspektasi dan Partisipasi Kaum Muda Dalam Pesta Demokrasi”. Berlangsung di Media Centre KPU, hadir sebagai narasumber News Executive Producer Kompas TV Abie Basman, Gen Z Content Creator, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Jocelyn Valencia, dan HIMA Hukum Universitas Nahdlatul Ulama (UNUSIA) Farchan Misbach Adinda. Litbang Kompas menunjukkan surveinya terhadap antusiasme kaum milenial dan generasi Z untuk mengikuti pemilu 2024 yang cukup tinggi. Yakni sebanyak 86,7%, yang mengaku tersedia untuk berpartisipasi dalam pemilu. Sedangkan terdapat 10,7% yang masih menimbang dan 2,6% lainnya menolak untuk berpartisipasi dalam pemilu. "Preferensi pemilih muda dalam menentukan pilihan pada calon presiden akan bergantung pada kapasitas serta isu yang dibawa kandidat, ketimbang preferensi suku dan agama. Pemilih usia muda cenderung rasional dalam memilih pemimpin karena berfokus pada kapasitas dan kedekatan isu yang akan dibawa calon presiden nantinya,” jelas Abie. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa anak muda memiliki harapan besar terhadap pesta demokrasi. Seperti, harapan agar masyarakat Indonesia lebih melek politik dan memaksimalkan literasi digital, menciptakan wakil-wakil rakyat yang dapat memperbaiki birokrasi dan pemerintahan yang baik, dan para pemimpin yang dapat mendengarkan suara anak muda, serta pemimpin yang memanfaatkan kapabilitas anak muda. Jadi, tidak hanya untuk mereka yang kritis tetapi juga untuk mereka yang kreatif. "Anak muda tidak menutup mata. Mereka concern terkait ‘social issue" dan ‘politic issue" yang berdampak langsung bagi kehidupan mereka. Misalnya, isu pemilu, ketenagakerjaan, demokrasi, lingkungan, dan korupsi,” kata Jocelyn. Maka dari itu Gen Z merupakan sosok Second Journalist atau Agent of Control yang senantiasa memperhatikan jalannya pesta demokrasi. Melalui media kreatif, Gen Z memperhatikan dengan penuh konsentrasi dan kritis. Gen Z adalah pemilih cerdas, kritis, dan kreatif yang jauh dari kata golput. Partisipasi Gen Z antaralain dengan menyuarakan atau mencoblos, mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan penyelenggara Pemilu misalnya sosialisasi Pemilu yang dipantau atau diikuti terus tiap proses-prosesnya. "Siapa bilang Gen Z apolitis? Demonstrasi #ReformasiDikorupsi jadi bukti aktivisme politik Gen Z yang sering dituduh acuh soal dunia politik. Aksi ini bahkan jadi kolaborasi aktivisme di jalanan dan media sosial dulu tidak pernah terbayangkan sama sekali oleh generasi pendahulu," Farhan memaparkan contoh. (pnj)  

KPU Kediri Undang 26 Camat se-Kabupaten Kediri Dalam Rakor Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Kamis (8/12/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri selenggarakan Rapat Koordinasi Persiapan Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu Tahun 2024 Bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kediri di Tempat Bercakap Kopi, Ngasem, Kediri. Kegiatan tersebut dimulai pukul 14.00 WIB dengan dihadiri oleh Jajaran Pimpinan KPU Kab. Kediri, Sekretaris KPU Kab. Kediri, Jajaran Sekretariat KPU Kab. Kediri, Bawaslu, serta Pemerintah daerah yaitu perwakilan Bakesbangpol, Dispendukcapil, DPMPD, Kapolres, Kapolresta, Perwakilan Kodim 0809, dan 26 Camat se-Kabupaten Kediri. Rakor tersebut digelar guna menciptakan sinergitas antara KPU dan Pemda Kab. Kediri sehingga terwujud data pemilih yang akurat dan komperhensif. Dipimpin oleh Komisioner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Eka Wisnu Wardhana. Sebelum ia menjelaskan tentang persiapan pemutakhiran data yang akan dilakukan, ia menjelaskan beberapa tahapan yang telah dilakukan oleh divisi lain yaitu Divisi Teknis yang telah melaksanakan penataan dapil dan sudah melalui tahap uji teknis, Verfak yang telah dilakukan hari ini juga akan sampai pada rapat pleno. “Tahapan pemutakhiran data pemilih Pemilu 2024 akan mulai banyak kegiatan pada bulan Januari,” ungkap Wisnu. Ia juga menjelaskan urgensi dari rakor ini bahwa KPU Kediri sangat membutuhkan bantuan dari segala pihak utamanya Pemda Kediri. “Kami sangat membutuhkan dukungan kalian semua karena data pemilih ini merupakan sesuatu hal yang pasti akan mudah dijadikan lecutan - lecutan permasalahan dan sengketa seperti yang sudah - sudah,” jelasnya. Selain itu, dasar hukum rakor yang berupa Undang - undang dan PKPU juga dibahas oleh Wisnu, hingga sistematika PKPU yang mengatur pemutakhiran data. Saat ini, sedikit berbeda denga Pemilu yang lalu, pemutakhiran data pemilih sudah menggunakan teknologi informasi, ketika coklit kita menggunakan e-coklit yang terhubung dengan HP sehingga membutuhkan koneksi internet. Oleh karena itu, Wisnu menanyakan kepada para Camat apakah sinyal internet sudah merata di daerah mereka, kalaupun belum merata, asalkan di balai desa sudah ada internet maka tetap bisa dilakukan. Selain itu, SDM yang melek IT juga diperlukan supaya bisa menjalankan tugas sebagai pantarlih dengan baik. Terakhir, Wisnu menjelaskan beberapa TPS yang akan disediakan di lokasi khusus seperti Rumah Sakit dan Pondok Pesantren. Sehingga, menjadi perhatian tersendiri bagi Camat di daerah yang memiliki lokasi khusus tersebut, seperti Pare, Mojo, Purwoasri, Gurah, dan Kandangan. “Lokasi - lokasi khusus ini penting untuk kami petakan dan kami berharap Camat memberikan early warning supaya bisa kami tindak lanjuti segera,” jelas Wisnu. (Adn/Humas)  

Rakor Pemutakhiran Data, Nanang Qosim: Kunci Pemilu Berhasil Adalah Pemutakhiran Data Pemilih

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Kamis (8/12/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri selenggarakan Rapat Koordinasi Persiapan Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu Tahun 2024 Bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kediri di Tempat Bercakap Kopi, Ngasem, Kediri. Kegiatan tersebut dimulai pukul 14.00 WIB dengan dihadiri oleh Jajaran Pimpinan KPU Kab. Kediri, Sekretaris KPU Kab. Kediri, Jajaran Sekretariat KPU Kab. Kediri, Bawaslu, perwakilan DPMPD, perwakilan Kapolres, Kapolresta, Perwakilan Kodim 0809, Bakesbangpol, Dispendukcapil, dan Camat se-Kabupaten Kediri. Acara dibuka dengan ramah tamah dan sambutan dari Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM Nanang Qosim mewakili Ketua KPU Kab. Kediri Ninik Sunarmi yang berhalangan hadir karena sedang perjalanan pulang dari Dinas Luar di Sumatera. Nanang menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan rakor dengan Pemda ini karena bagaimanapun tahapan yang dijalankan pasti akan bersinggungan dengan para pemangku wilayah di Kecamatan Kabupaten Kediri, utamanya tentang pembentukan tim pemutakhiran data pemilih yang akan dilakukan di seluruh Kecamatan sesuai dengan TPS yang akan didirikan. “Kami meminta njenengan semua untuk memilih RT atau warga yang menguasai wilayah tersebut untuk menjadi Pantarlih,” ujar Nanang. Kita akan jelas bisa menghitung berapa persentase pemilih di Kediri dengan data pemilih tersebut. Sehingga, pemutakhiran ini merupakan tahapan yang sangat penting, “Kunci pemilu berhasil adalah pemutakhiran data pemilih,” ungkapnya. Selain itu, dalam sambutannya Nanang juga menjelaskan jadwal tahapan lain yang akan dilakukan yaitu wawancara calon PPK dan pengumumannya pada tanggal 16 Desember. (Adn/Humas)