Berita Terkini

Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional

Dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan dan untuk mencapai visi dalam good governance, maka perlu mengintegrasikan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik dalam satu pintu. Untuk mendukung hal tersebut, KPU DIY turut serta dalam menyebarluaskan penyampaian aspirasi dan pengaduan layanan yang terintegrasi dalam SP4N-LAPOR! Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) merupakan layanan penyampaian semua aspirasi dan pengaduan masyarakat yang terintegrasi secara nasional dan dapat diakses di laman website www.lapor.go.id. Aplikasi ini telah ditetapkan sebagai Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2013 dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 3 Tahun 2015.

KPU Kabupaten Kediri hadiri Rapat Konsolidasi Nasional 2023

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Jumat-Minggu (29-31/12) KPU Kabupaten Kediri hadiri Rapat Konsolidasi Nasional 2023 dalam rangka Kesiapan Pemilu 2024, yang diadakan KPU Republik Indonesia. Berlokasi di Istora Senayan GBK, Jl. Pintu Satu Senayan, Gelora Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat. Acara dimulai tepat pukul 15.00 WIB dan Rapat Konsolnas berlangsung 3 hari kedepan, 29 hingga 31 Desember 2024. Rapat Konsolnas tersebut turut mengundang lebih dari 6.000 peserta, Yang terdiri dari KPU RI, KPU/KIP Provinsi hingga KPU Kabupaten/Kota, Rapat Konsolidasidihadiri oleh Jajaran Komisioner hingga Jajaran Struktural KPU/KIP Provinsi dan Kab/Kota. Turut hadir perwakilan dari KPU Kabupaten Kediri, Jajaran Komisioner, Ketua Ninik Sunarmi, Anggota Eka Wisnu Wardhana, Nanang Qosim Anwar Ansori, Agus Hariono serta Struktural Sekretariat, Sekretaris Randy Agatha Sakaira dan 4 Kasubag Winarto, Andik Indarto, Donny Hendrawan dan Ika Kurnia Palupi. Ketua KPU Republik Indonesia Hasyim Ashari dalam sambutan sekaligus pembukaan menyampaikan terhitung 14 juni 2022 kita mulai tahapan pemilu 2024. "Ada beberapa komponen dalam Pemilu yang harus tersedia, yaitu ada peserta pemilu, calon perseorangan DPD dan calon Presiden", kata Hasyim. "Untuk komponen itu semuanya sudah tersedia, Dengan dinamika-dinamika yang ada dan yang telah kita lalui", imbuhnya. Lebih lanjut Hasyim menambahkan, pemilu akan menuju puncak dan kurang lebih 46 hari lagi menuju hari H pemungutan suara. "Mulai hari ini yang kurang lebih 1,5 bulan, dimana tujuan utama di 14 Februari 2024, hari pemungutan suara tidak ada permasalahan yang signifikan", ucap Hasyim. "Awal tahun kita merencanakan akan ada anggaran untuk adakan Bimbingan Teknis sejumlah 7 orang KPPS ditingkat PPS", ucapnya. Tujuan Rapat konsolnas ini adalah untuk memperkuat dan merapatkan barisan kita untuk memberikan pelayanan kepada pemilih dan peserta pemilu. "Pemilu di Indonesia adalah sebagai pemilu serentak dan terbesar di dunia, dan hanya durasi 6 jam, Di mana dimulai dari jam 7 hingga jam 1 siang", ujar Hasyim. "Sekiranya KPU Propinsi apabila ada problem sampaikan ke kita dan kita akan carikan jalan keluar, dan apabila ada potensi masalah, tidak perlu menunda dan laporkan ke KPU RI, dan kami di KPU RI adalah tingkatan nasional", ujarnya. Hasyim menambahkan, apabila ada pemilih yang belum masuk ke DPT adalah tugas kita, dimana tagline KPU adalah KPU melayani. Terakhir Hasyim, kita teguhkan niat, solid dan integritas, rapatkan barisan kita dalam menyukseskan pemilu 2024.(don)

Rapat Pembahasan Modul Pelatihan Bagi KPPS

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Jum'at (27/12/2023) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Rapat Pembahasan Modul Pelatihan Bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Berlangsung di Jakarta, hadir memberikan pengarahan Anggota KPU RI Parsadaan Harahap dan Setjen KPU Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima. Guna memastikan hal tersebut tercapai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang menyiapkan modul pelatihan bagi KPPS Pemilu 2024. Modul ini, yang akan diberikan kepada KPPS, tengah disusun oleh KPU bersama dengan perwakilan akademisi dan pegiat pemilu di Tanah Air. Parsadaan Harahap, anggota KPU, menekankan pentingnya rapat ini sebagai bagian dari persiapan penyelenggara pemilu ad hoc KPPS. Sebagai ujung tombak penyelenggaraan pemilu, penting untuk memiliki pemahaman, komitmen yang sama, dan standar baku dalam pelaksanaan kerja-kerja KPPS pada hari H pemilu. "Saya kira ini kerja-kerja besar untuk mendesain bagaimana 5,4 juta itu (jumlah KPPS se-Indonesia) pada hari H nanti berjalan dengan baik, berfungsi dengan baik, mereka punya komitmen, skill kemampuan untuk menjadi penyelenggara pemilu yang tentunya akan sangat menentukan kualitas demokrasi NKRI," ujar Parsa. Parsa menambahkan bahwa dengan kapasitas yang memadai, KPPS juga akan memberikan pelayanan yang optimal bagi pemilih di TPS, yang akan berdampak pada partisipasi masyarakat dalam pemilu. "Jangan sampai sudah berbondong-bondong datang tapi asa bersama tidak tercapai," tambah Parsa. Mewakili Setjen KPU, Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima mengungkapkan kepentingannya untuk hadir dalam rapat ini karena pekerjaan KPPS banyak terkait dengan aspek teknis kepemiluan, terutama dalam teknis pemungutan dan penghitungan suara. Oleh karena itu, dia menekankan agar modul yang disusun juga dapat menjadi panduan, selain petunjuk teknis (juknis) yang tengah dipersiapkan oleh KPU. "Saya yakin bapak/ibu (peserta rapat) juga mempunyai pengalaman dalam menyusun dan membentuk modul KPPS," kata Wima. (pnj)  

Simulasi Pengelolaan Logistik

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Hari kedua Rapat Pimpinan dan Konsolidasi Wilayah dalam Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024, Senin, 25 Desember 2023, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) mengadakan simulasi pengelolaan logistik bersama 38 KPU Kabupaten/Kota. Kegiatan simulasi berlangsung di grand ballroom Hotel DoubleTree by Hilton Surabaya, jalan Tunjungan Nomor 12, Genteng, Surabaya. Dimulai dari pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai. Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim, Miftahur Rozaq mengungkapkan tujuan simulasi untuk memberikan pemahaman secara mendasar kepada semua komisioner dan jajaran sekretaris terkait dengan pengelolaan logistik. “Sehingga, ketika mereka kembali ke kabupaten/kota masing-masing dapat menyampaikan kembali kepada badan ad hoc, dan melakukan simulasi yang serupa,” katanya ditemui disela-sela pelaksanaan simulasi. Ia pun menjelaskan jika simulasi tata kelola logistik pemilu yang diberikan pada peserta meliputi proses atau tata cara sortir lipat surat suara. “Lalu, pengesetan formulir-formulir, perakitan surat suara dan pengepakan atau setting-packing logistik pemilu di dalam kotak suara,” tutur Rozaq. Berikutnya, pada kesempatan tersebut, Rozaq menyampaikan pula mengenai perkembangan proses logistik untuk Pemilu Tahun 2024 di Jawa Timur. Menurut Rozaq pengadaan logistik tahap pertama berupa kotak suara, bilik suara, tinta dan segel sudah 100% diterima oleh KPU Kabupaten/Kota. “Sedangkan untuk pengadaan tahap kedua, berupa percetakan surat suara, formulir-formulir dan sampul, alat bantu tuna netra masih 50% diterima KPU Kabupaten/Kota,” jelasnya. Dan sebagaimana yang ditegaskan Ketua KPU Jatim, Choirul Anam pada malam pembukaan acara, Senin, 24 Desember 2023, ditargetkan seluruh logistik Pemilu 2024 di Jawa Timur dipastikan selesai pada pertengahan Januari 2024. “Dengan prioritas wilayah Sumenep, karena Sumenep ini memiliki 48 pulau yang berpenghuni dan ada TPS-nya,” pungkasnya. (and)

KPU Kabupaten Kediri Mendapatkan 3 Penghargaan Saat Menghadiri Rapat Pimpinan & Konsolidasi Wilayah Dalam Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024.

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Senin (25/12) KPU Kabupaten Kediri mendapatkan kado istimewa akhir tahun saat menghadiri Rapat Pimpinan dan Konsolidasi Wilayah dalam Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024. Bertempat di DoubleTree by Hilton Surabaya, acara dihadiri oleh Komisioner dan Sekretaris 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Turut hadir perwakilan dari KPU Kabupaten Kediri, Ketua KPU Ninik Sunarmi, Anggota Divisi Perencanaan Data dan Informasi Eka Wisnu Wardhana, Anggota Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Nanang Qosim, Anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Anwar Ansori, ANggota Divisi Hukum dan Pernecanaan Agus Hariono dan Sekretaris Randy Agatha Sakaira. Tidak hanya menjadi agenda rapat pimpinan biasa, KPU provinsi mengemas acara tersebut dengan Pagelaran Budaya dan KPU Jawa Timur Awards yang merupakan salah satu bentuk apresia kepada KPU Kabupaten/Kota dengan pemberian pengharagaan pada setiap tahapan yang telah dilaksanakan dalam satu tahun ini. KPU Kabupaten mendapatkan 3 penghargaan terbaik dan 1 runer-up dari KPU Jawa Timur yaitu, Terbaik I kategori Sosialisasi Pendidikan Pemilih KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur, Terbaik I kategori Mengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Tahun 2023 KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur, Terbaik I kategoriSosialisasi Pendidikan Pemilih Kirab Pemilu Tahun 2024 KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur, dan Terbaik II kategori Serah Terima Kirab Pemilu Tahun 2024 KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur. Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi menyampaikan bahwa penghargaan yang diperoleh adalah hasil kerja keras seluruh jajaran KPU Kabupaten Kediri. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi KPU Kabupaten Kediri untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas kinerja tim KPU Kediri. "Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh keluarga besar KPU Kabupaten Kediri, dengan dasar ini kami akan semakin meningkatkan kualitas kinerja kami demi suksesnya Pemilu Tahun 2024," Ujar Ninik. (And)

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kandangan Membuka Posko Layanan Pemilu Untuk Mengajukan Pindah Pilih

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Senin (25/12) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kandangan membuka posko layanan Pemilu untuk mengajukan pindah pilih. Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kandangan, Dodik Kurniawan mengatakan sebanyak 77 santriwati Pondok Gontor Putri di Desa Kemiri, Kandangan, Kabupaten Kediri mengajukan pindah pilih (DPTb) dalam Pemilu 2024 hari ini. Mereka rata-rata berasal dari luar Kabupaten Kediri hingga luar Jawa Timur. “Hari ini kami menerima 77 santriwati dan pengajar Pondok Gontor Putri Kampus 4 yang mengajukan pindah pilih. Informasi dari sekretariat pondok, ada 280 pemilih yang akan mengajukan DPTb,” kata Dodik Kurniawan. Dodik menambahkan, dari pengurusan hari ini, terdapat beberapa santriwati yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sehingga sesuai ketentuan, mereka tidak dapat mengajukan pindah pilih. “Ada juga yang lupa bawa KTP elektronik sebagai syarat utama mengurus DPTb. Jadi tidak bisa kami layani hari ini,” imbuh Dodik. (And)