Berita Terkini

MoU KPU dengan Fakultas Hukum Ubhara Jaya

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Senin (9/1/2023) KPU Kabupaten Kediri mengikuti prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) dan Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Hukum Ubhara Jaya tentang Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Bidang Kepemiluan dan Pendidikan Demokrasi, hadir sebagai penandatangan Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari. Kerjasama yang terjalin antara KPU dengan Ubhara Jaya ini harapannya agar dapat membangun dan menguatkan penyampaian informasi kepemiluan kepada masyarakat. Serta pengembangan pemilu dalam bidang edukasi seperti jurnal, makalah, buku, forum diskusi atau seminar yang berkaitan dengan kepemiluan. "Kepemiluan di Indonesia sebuah hamparan data yang luas, sehingga sebisa mungkin dimanfaatkan para pengkaji, ilmuwan, para peneliti di Indonesia supaya dengan begitu membangun kerangka-kerangka teori baru, atau temuan-temuan baru dalam kajian kepemiluan, nanti lebih luas lagi kajian demokrasi," jelas Hasyim. Dengan memaksimalkan kajian kepemiluan terutama dalam memanfaatkan situasi kepemiluan maupun Pilkada 2024, maka harapan untuk meningkatkan kapasitas personil dan kelembagaan dapat tercapai. Hasyim juga menyarankan agar program merdeka belajar dan kampus merdeka menugaskan mahasiswanya untuk menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sehingga mahasiswa dapat menggunakan hak titinya di TPS sesuai alamat ktp-elnya. "Jadi bisa ditugaskan di kampung halaman masing-masing sesuai alamat KTP dan dilaporkan kepada KPU kira-kira mahasiswanya yang akan ditugaskan anggota KPPS untuk pemilu maupun pilkada, siapa namanya, fakultas apa, NIK, supaya nanti bisa kita tugaskan di daerah mana (sesuai alamat KTP)," kata Hasyim.  Terakhir, Hasyim mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang dijalin dengan Ubhara, semoga dapat bermanfaat dan memberi sumbangan untuk perkembangan demokrasi kepemiluan indonesia. (pnj)  

FGD Identifikasi Disinformasi

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id – Senin (9/1/2023) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Disinformasi yang digelar Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Berlangsung secara daring, hadir sebagai salah satu narasumber Anggota KPU Betty Epsilon Idroos. Disinformasi menjadi salah satu faktor yang menimbulkan masalah. Maka kedepannya, KPU mencoba memetakan informasi dalam hal delegitimasi terhadap KPU. Salah satu yang menjadi ikon adalah media sosial, di sini KPU mencoba memetakan bagaimana pendapat publik terhadap KPU? apakah negatif, netral, atau positif, serta untuk memperoleh informasi terkait siapa dalang dari penyebar informasi tersebut. Dari data yang diperoleh tersebut, kemudian dianalisis untuk menentukan langkah kedepannya dalam mengambil kebijakan. Sehingga memudahkan KPU dalam menghadapi berita hoax atau negatif hingga berujung fitnah. Tujuan dilakukan upaya ini agar KPU dapat dengan mudahnya mengetahui siapa dibalik penyebar informasi yang tidak mengedepankan benar atau salahnya ini. "Seseorang bisa produce informasi, apakah informasi itu benar atau tidak, belakangan, yang penting tujuannya tercapai dulu, dan akhirnya kita harus cari tahu ini penyebar pertamanya siapa dan apa targetnya," kata betty. Dalam mendukung upaya ini, KPU juga membentuk Gugus Tugas Keamanan Siber yang terdiri dari BSSN, Kemenkominfo Polri, BIN, dan BRIN yang diharapkan dapat menyelesaikan KPU dalam memberantas hoax. Untuk itu, kedepannya KPU sangat membuka lebar bagi siapa saja yang berinisiatif untuk menjalin forum multipihak dalam mengantisipasi disinformasi Pemilu 2024 demi demokrasi Indonesia yang lebih baik. "KPU tidak bisa bekerja sendiri, disinformasi bisa menimpa semua hal, apa yang harus dilakukan, kanal apa efektif dilakukan, perlu didiskusikan lebih lanjut, walaupun perlu MoU payung bersama. Ini penting, karena disinformasi akan terus membayangi di setiap tahapan dan bisa menimpa siapa saja." tutur Betty. (pnj)  

Pleno Internal, KPU Kediri Evaluasi dan Rencanakan Kelanjutan Seleksi PPS

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (9/1/2023) di minggu Kedua bulan Januari 2023, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri kembali menggelar Rapat Pleno Rutin. Pleno dimulai pukul 11.00 WIB, bertempat di Ruang Media Center, dengan dihadiri Komisioner, Sekretaris, dan jajaran Kasubag. Pleno dipimpin langsung oleh Ketua KPU, Ninik Sunarmi. Beliau membahas terkait evaluasi tes tulis, kelanjutan test wawancara, pelantikan, Bimtek dan Orientasi tugas anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS). “Pada tahapan tes tulis anggota PPS, kami berterima kasih pada tim KPU Kabupaten Kediri atas kekompakan mulai dari penerimaan berkas hingga Jumat kemarin dalam tes tulis”, kata Ninik. “Dan kami berharap kedepannya lebih baik lagi, karena masih ada lagi seleksi Pantarlih dan seleksi KPPS nantinya,” imbuhnya. Dalam pleno tersebut seluruh kasubag menyampaikan laporan terkait pelaksanaan dan kendala saat tes tulis di masing - masing wilayahnya serta menyampaikan berbagai masukan.Hal ini penting guna perbaikan yang akan dilakukan KPU Kabupaten Kediri dalam memfasilitasi calon anggota PPS yang akan menjalani seleksi wawancara pada 15 - 16 Januari 2023. (pnj)  

Sekretaris KPU : Kita Adalah Satu Kesatuan

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (9/1/2023) tepat pukul 08.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar apel di minggu kedua tahun 2023 yang dilaksanakan di depan halaman kantor. Bertindak sebagai pembina apel, Sekretaris KPU Randy Agatha dalam arahannya menyampaikan pentingnya komunikasi dalam sebuah tim. “Komunikasi bukanlah menurunkan harga diri kita. Lebih dari itu dengan komunikasi tujuan dalam organisasi akan tersampaikan dan mudah dipahami, Hal ini yang harus kita tanamkan dalam diri karena kita adalah satu kesatuan KPU Kabupaten Kediri,” kata Randy. Lebih lanjut, Randy memahami bahwa dalam bekerja masing-masing divisi memiliki tugas, namun semua itu berkaitan dan tidak bisa dipisahkan maka penting untuk tenggang rasa. “Turunkan ego, tidak ada yang merasa paling penting sendiri diantara kita. Tugas kita bersama-sama, kerjasama yang baik selama ini harus kita jaga dan kita tingkatkan,” ucapnya. Apel berjalan dengan khidmat dengan diikuti oleh Komisioner, Pejabat Struktural dan Fungsional, seluruh Staf, dan mahasiswa siswa KKN di lingkungan KPU Kabupaten Kediri. (pnj)  

KPU Kediri Jadi Narasumber Parenting dan Sosialisasi KBM Tahun Pelajaran 2022-2023

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Sabtu (7/01/2023) KPU Kabupaten Kediri menjadi narasumber dalam acara Parenting dan Sosialisasi KBM Tahun Pelajaran 2022-2023 yang diselenggarakan oleh MI Plus Bustanul Ulum Kediri. Parenting dan Sosialisasi KBM mengambil tema “Peran Orangtua dalam Mendampingi Pendidikan Putra dan Putrinya”. Turut hadir dalam acara kepala sekolah, guru, pengajar serta orang tua murid dari MI Bustanul Ulum Kediri. Ninik Sunarmi Ketua KPU Kabupaten Kediri, dalam paparannya menyampaikan “parenting”, bagaimana menjadi orang tua dan bagaimana dalam pengasuhan positif “terdidik sebelum mendidik”. “Ada beberapa hal penting dalam parenting, diantaranya meningkatkan kualitas interaksi anak dengan orangtua, mengoptimalkan tumbuh kembang anak serta menghindari anak dari potensi perilaku menyimpang,” kata Ninik. “Dan anak biasanya melakukan apa yang anda lakukan.  Tunjukkan anak perasaan anda.  Dampingi anak untuk menjadi baik.  Tunjukkan bahwa “Aku Mendengarmu. Penuhi janji kepada anak.  bercanda boleh, menggoda jangan,” imbuhnya. (don)  

KPU Kabupaten Kediri Gelar Seleksi Tes Tulis PPS Pemilu 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Jumat (6/1/2023) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar seleksi Tes Tulis Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2024. Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM Nanang Qosim mengungkapkan jika dalam tes tulis ini KPU Kabupaten Kediri sangat menjaga kerahasiaan soal tes, dimana berkas hasil tes tulis otomatis terkunci sehingga pihaknya tidak dapat mengotak-atik nilai peserta.  ”File hasil tes itu tidak bisa kami buka, Sehingga, kami tidak dapat mengubah nilai peserta. Siapa yang lolos, itu sesuai dengan hasil usaha kerja mereka,” ungkapnya. Lebih lanjut, Nanang mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, termasuk berkoordinasi dengan sejumlah instansi.  “Harapannya dengan bantuan dari berbagai dari polres / polresta, pihaknya mampu mengamankan kegiatan tes tulis ini, karena antusiasme pelamar PPS dalam pemilu 2024 di masing-masing desa hampir seluruhnya melebihi 3x target kebutuhan yang dipersyaratkan untuk melanjutkan ke tahap wawancara,” tutupnya. Sebagai informasi, seleksi ini dibagi dalam 3 sesi dimulai pukul 07.30, 09.30, dan 13.00 WIB dan digelar di 6 titik yaitu : (1) Gedung Serba Guna Pare, (2) Gedung Serba Guna Papar, (3) SMP Muhammadiyah 1 Pare, (4) Balai Desa Maron, Kec.Banyakan, (5) Kantor Kepala Desa Purwokerto, Kec.Ngadiluwih, dan (6) Gedung Serba Guna, Kandat. (pnj)