Berita Terkini

Apel, Ketua KPU Tekankan Kerjasama dan Gotong Royong

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (30/05/2022) pukul 08.00 WIB bertempat di halaman kantor Jajaran Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri melakukan apel pagi. Apel di minggu terakhir di Bulan Mei ini dipimpin langsung Ketua KPU, Ninik Sunarmi. Ninik dalam amanatnya menyampaikan beberapa hal, diantaranya mengapresiasi tim Parmas sebagai terbaik pertama, rata-rata per bulan upload di Website lebih dari 40 berita dengan kategori Sangat Patuh. “Saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya di Parmas,” ucapnya. Melanjutkan amanatnya, Ninik menyampaikan bahwa ada perintah Provinsi terkait perencanaan di masing-masing divisi, kasubag breakdown anggaran. “Kita sebagai roda penggerak di kepemiluan ini, sebentar lagi 14 Juni dimana masuk pelaksanaan tahapan pemilu serentak 2024, mohon teman-teman jaga kesehatannya, tingkatkan semangat gotong-royong, tingkatkan kerjasama,” katanya. “Ayo teman-teman kita sama-sama bekerjasama, di Pemilu 2024 nanti akan berat kalau kita tidak bekerja sama, tidak bergotong-royong. Akan tetapi dengan kerja sama, gotong royong dengan tim yang solid, tim yang kompak meskipun pekerjaan yang berat sekalipun akan menjadi ringan,” pinta Ninik Menurut Ninik, gotong royong mudah diucapkan tapi ternyata tidak mudah untuk dilakukan. “Disini ada sekitar 27 Pegawai di KPU Kabupaten Kediri yang nantinya akan bahu membahu melaksanakan Pemilu Serentak di Tahun 2024 yang tidak mudah dan kita menggerakkan banyak sekali kegiatan, serta melibatkan banyak orang mulai PPK, PPS maupun KPPS. Nah seandainya kita tidak saling bantu membantu, tidak saling bekerjasama, bisa jadi salah satu yang tidak imbang akan berdampak pada nama keluarga besar KPU Kabupaten Kediri, nama itu tidak hanya Ketua KPU, akan tetapi berdampak pada semuanya,” terangnya. Terakhir, Ninik berharap agar setiap bagian dapat memahami dan mencermati tupoksinya masing-masing sehingga saat menjalankan tugas tidak ada aturan yang nantinya dilanggar. “Mari kita sama-sama berjalan di rel nya masing-masing, sama-sama mencermati, ada aturan yang mungkin tidak boleh dilakukan maka kami pun tidak kami lakukan, misalnya terkait keuangan. Mohon sekali lagi tim ini bisa solid, kita sama-sama bekerja sama dan mengingatkan, serta solid demi terwujudnya suksesnya Pemilu 2024 nanti,” tutupnya (don)  

Pentingnya PAMDAL Dalam Menjaga Keamanan di Lingkungan KPU

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (30/05/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti Rapat Konsolidasi Pengamanan Dalam (PAMDAL) pada KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota Se-Jatim yang digelar KPU Jatim. Rapat ini mengundang narasumber Kabag PAMDAL KPU RI, Ashari. Sementara peserta rapat terdiri dari Sekretaris, Kasubbag Keuangan, Umum, dan Logistik, dan Anggota pengamanan KPU Kab/Kota se-Jawa Timur. Hadir mengikuti dengan seksama Sekretaris Bekti Rochani, Kasubag KUL Winarto, dan 3 orang PAMDAL yang bertugas di KPU Kabupaten Kediri. Acara ini dibuka oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur, Nanik Karsini menyampaikan pentingnya bidang pengamanan dalam pelaksanaan tahapan Pemilu Serentak 2024.  “Tak terasa tahapan semakin dekat, banyak aspek yang harus kita pertimbangkan salah satunya penguatan pengamanan, ini menjadi penting diperhatikan, karena tanpa Pamdal bisa jadi kenyamanan dan keamanan kita saat bekerja dapat terganggu,” ucapnya. Maka dari itu, menurut Nanik perlunya upaya peningkatan dan pembenahan khususnya pengamanan dalam untuk melayani, memberi kenyamanan, dan keamanan di lingkungan KPU. Hal ini dilakukan sebagai upaya mempersiapkan diri jelang tahapan pemilu pada tanggal 14 Juni 2022 mendatang.  Sementara itu, Kabag PAMDAL KPU RI, Ashari menyampaikan pentingnya sebuah pengamanan di lingkungan KPU baik di KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia menjelang akan dilaksanakannya Tahapan Penyelenggaraan Pemilu Serentak Nasional Tahun 2024. “Kerja Petugas Pengamanan bagi sebagian orang mungkin terlihat sepele, namun yang harus diperhatikan bahwa suksesnya penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan tak mungkin lepas dari kontribusi dan soliditas tim pengamanan,” kata Ashari. Lebih lanjut, Ashari menjelaskan bahwa seluruh Pamdal yang bertugas di KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota wajib mempunyai dan mengisi 3 buku yaitu (1) buku tamu,(2) buku kejadian, dan (3) buku serah tugas. Menurutnya, 3 buku ini dapat dijadikan alat ukur, untuk melihat sejauh mana seorang Pamdal memiliki tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Mengapa demikian, karena semisal terjadi suatu kejadian hal - hal yang tak terduga saat melaksanakan tugas, salah satu dari 3 buku itulah yang mampu dijadikan penyelamat dan alat bukti dalam melakukan penyelidikan kejadian. (pnj)  

Rapat Internal, KPU Kediri Sosialisasi Atribut Pakaian Dinas

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (30/05/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar Rapat Internal, bertempat di ruang Media Center, dimulai tepat pukul 09.00 WIB Rapat ini dipimpin Sekretaris, Bekti Rochani dengan diikuti para kasubag beserta jajaran staf. Bekti dalam menyampaikan bahwa rapat ini digelar bertujuan mensosialisasikan kembali terkait KPT No.176/RT.11-Kpt/05/KPU/III/2021 tentang Pakaian Dinas Harian Pegawai di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, sekaligus atribut yang wajib digunakan saat pegawai menjalankan tugas di lingkungan sekretariat KPU. “Sebagaimana tertuang dalam Keputusan Sekjen KPU RI, kita sebagai lembaga di bawahnya harus tegak lurus mematuhi yang telah diputuskan, maka dari itu mulai hari ini dan seterusnya kita harus disiplin menjalankan,” ucap Bekti. Senada dengan Bekti, Kasubag Hukum dan SDM Andik Indarto menambahkan bahwa disiplin dalam berpakaian dinas merupakan cerminan dalam menjaga tanggung jawab. “Tentunya dalam hal tanggung jawab tak hanya dinilai dari internal kita, Namun instansi - instansi lain yang berkaitan langsung dengan kita, juga akan memberikan penilaian yang sama, Sehingga ini menghadirkan persepsi baik saat kita melakukan komunikasi maupun kerjasama,” jelasnya.  Di akhir rapat disampaikan bahwa KPU Kabupaten Kediri akan melakukan sesi foto untuk jajaran sekretariat, hal ini dilakukan guna pembuatan identitas pegawai dengan mengacu pada Keputusan  KPU RI Nomor 611/HK.03/03/2021 tentang Kartu Tanda Pengenal di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. (pnj)  

6 Poin Arahan Presiden, Dukung KPU Sukseskan Tahapan Pemilu 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (30/5/2022) tepat pukul 15.30 WIB. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti Konferensi Pers Hasil Pertemuan KPU RI dengan Presiden RI yang disiarkan langsung di kanal youtube KPU RI. Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari melaporkan perkembangan penyelenggaraan pemilihan umum, terutama untuk persiapan penyelenggaraan Pemilu 2024. Termasuk soal jadwal Pemilu 2024 yang digelar 14 Februari 2024, diantaranya terkait anggaran atau pendanaan pemilu, fasilitas sarana dan prasarana pemilu, dan hubungan untuk personel penyelenggaraan pemilu. Menurut dia, Presiden Jokowi mendukung penuh penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024. “Intinya dalam pertemuan tadi Presiden ingin memastikan bahwa penyelenggaraan Pemilu 2024 dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan tepat waktu reguler lima tahunannya. Semuanya akan ditugaskan oleh Presiden memberikan dukungan sepenuhnya kepada KPU, agar penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 dapat berjalan sukses,” tutur Hasyim. Lebih lanjut, Hasyim menuturkan bahwa ada enam poin yang disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut yaitu : Presiden mendukung penuh tahapan dan pelaksanaan Pemilu 2024 yang menjadi tanggung jawab KPU sebagaimana sudah dijadwalkan, yakni pemungutan suara untuk pemilu pada hari Rabu, 14 Februari 2024; Presiden akan memerintahkan sejumlah menteri yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada KPU; Presiden berharap penyelenggara pemilu menjaga dan meningkatkan kualitas pemilu. Beberapa indikatornya antara lain meningkatnya partisipasi pemilih yang terlibat dalam pemilu, meningkatnya kualitas pendidikan pemilih, dan meningkatnya kualitas tata kelola kepemiluan di lingkungan KPU; Presiden mengingatkan KPU agar selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas penyelenggaraan pemilu karena penyelenggaraan pemilu itu politis. Presiden mengingatkan agar jangan sampai aspek teknis menjadi isu-isu politik yang tidak terkendali; Terkait kampanye, Presiden berpandangan agar sebisa mungkin kampanye dipersingkat agar lebih efisien dan tidak menimbulkan masalah di masyarakat yang berlama-lama, sehingga kampanye akan dilangsungkan dalam durasi 90 hari; Presiden akan mengerahkan seluruh aparat negara guna mendukung kelancaran proses pengadaan, produksi dan distribusi logistik.  Terakhir, Hasyim mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo berpesan agar dalam pengadaan logistik pemilu mengoptimalkan produk dalam negeri. “Beliau berharap agar semua logistik kepemiluan mengutamakan produk dalam negeri, sehingga dengan adanya pemilu ini mampu menggairahkan situasi ekonomi di Indonesia,” pungkasnya. (pnj)  

Prioritaskan Penggunaan Produk Dalam Negeri, KPU Kediri Ikuti Sosialisasi dan Bimtek SISWAS P3DN

Kediri,kab-kediri.kpu.go.id - Senin (30/05/2022) KPU Kabupaten Kediri mengikuti Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Penggunaan Aplikasi Sistem Pengawasan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (SISWAS P3DN) yang digelar KPU Republik Indonesia melalui zoom meeting. Acara dimulai kurang lebih pukul 13.00 wib sampai selesai. Hadir sebagai peserta Sekretaris sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen KPU Kabupaten Kediri, Bekti Rochani dan Kasubbag KUL sekaligus Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa, Winarto. Sosialisasi dan Bimtek ini diikuti oleh seluruh Satker KPU Se-Indonesia, masing-masing Satker diwakili oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) dan Pejabatan Pengadaan Barang dan Jasa (PPBJ). Dengan diadakannya Sosialisasi dan Bimtek SISWAS P3DN ini merupakan tindak lanjut Surat BPKP nomor 01-Tim/ST-180/D202/1/2022 tanggal 13 Mei 2022 terkait Permohonan Data Penggunaan Produk dalam Negeri (PDN) di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum dan Nota Dinas Inspektur Utama KPU nomor 515/PW.02-ND/11/2022 tanggal 18 Mei 2022 terkait Permintaan Data atas Pelaksanaan Reviu P3DN tahun 2022 oleh BPKP. Pemateri dari BPKP Fendhica Nickolan, menyampaikan dalam melakukan pengawasan peningkatan penggunaan produksi dalam negeri, BPKP telah membuat interface yang dapat diakses oleh seluruh PPKom melalui alamat https://apip.bpkp.go.id/p3dn/public/.  Lebih lanjut, aplikasi tersebut menggunakan master data dari aplikasi sirup.lkpp.go.id yang mana setiap satker telah melakukan input di aplikasi sirup terkait pengadaan barang dan jasa yang akan dilaksanakan. “Pejabat Pembuat Komitmen (Ppkom) juga memiliki kewajiban melakukan validasi terkait produksi dalam negeri yang akan digunakan dalam pemaketan di Sirup dengan mengisi form isian di https://apip.bpkp.go.id/p3dn/public/,” kata Fendhica. Terakhir, Fendhica mengatakan bahwa Sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dimana sertifikat ini digunakan untuk mengidentifikasi Produksi dalam Negeri yang digunakan berapa persen (%) TKDN atas produk yang diadakan. (don)

KPU Kediri Hadiri Apel Kebangsaan GP Ansor

Kediri,kab-kediri.kpu.go.id - Minggu (29/05/2022) KPU Kabupaten Kediri menghadiri Acara yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kediri, dengan bentuk kegiatan “Apel Kebangsaan Kader Ansor Banser Se- Kabupaten Kediri”, yang bertempat di Lapangan Mukuh Kec. Kayen Kidul Kab. Kediri. Selain dari KPU Kab. Kediri, di dalam acara ini juga turut mengundang Bupati Kediri, Ketua PC NU Kab. Kediri, Bawaslu Kab. Kediri, Ketua Muslimat NU, Fatayat, IPNU, IPPNU, Partai Politik Se-Kab. Kediri, Ketua Pemuda Muhammadiyah, Kokam, Anshor Se-Kab. Kediri serta Banser Se-Kab. Kediri. Dalam Apel Kebangsaan ini diikuti lebih dari 2 ribu anggota Ansor se-Kabupaten Kediri. Bupati Kediri, Mas Dhito, panggilan karib Bupati Kediri dalam sambutannya berharap GP Ansor Kabupaten Kediri dapat bersinergi dengan pemerintah dalam setiap kegiatan misalnya kegiatan seperti ini, dan utamanya kegiatan yang fundamental seperti halnya saat ini, atas wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). “Saya berharap GP Ansor juga dapat turut terlibat dalam pengawasan dan sosialisasi pencegahan penyebaran penyakit tersebut,” pungkasnya. Dalam acara ini selain bertujuan Apel Kebangsaan Kader Ansor Banser Se- Kabupaten Kediri juga sekaligus peringatan Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor 88. Agus Rizmi Haitami Azizi, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kediri dalam sambutannya menyampaikan dengan adanya Apel Kebangsaan ini diharapkan dapat menjaga kekompakan dan eksistensi anggota, agar dapat menghasilkan kegiatan-kegiatan positif, untuk menjaga generasi Nahdlatul Ulama, sehingga tetap menjaga dan setia mengawal NKRI serta berkhidmah kepada kyai dan ulama. “Kita harus satu komando. Siap untuk memerangi terorisme dan radikalisme dan pihak yang memerangi Nahdlatul Ulama,” tegas Gus Rizmi. Lebih lanjut Gus Rizmi, GP Ansor selalu siap mendukung penuh program-program pemerintah dan juga siap bersinergi dengan TNI dan Polri untuk menjaga kondusifitas wilayah. Menanggapi harapan dari Bupati Kediri, pihaknya selama ini juga terlibat aktif untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, khususnya sapi, seperti halnya saat pencegahan penyebaran virus Covid-19. Disinggung terkait semakin dekatnya dengan tahun politik, secara kelembagaan Ansor bersikap netral. Namun jika mungkin ada anggota yang terlibat dalam kontestasi politik, itu merupakan hak pribadi masing-masing anggota. (don)