Berita Terkini

Ramadhan Waktu Yang Tepat Menyeimbangkan Jasmani dan Rohani

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (18/4/2022) tepat pukul 08.00 WIB. Bertempat di halaman kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri melaksanakan apel pagi. Apel dipimpin langsung Anggota Divisi Hukum dan pengawasan, Agus Hariono. Agus menyampaikan bahwa manusia terdiri dari dua elemen pokok yaitu jasmani dan rohani. Ia berpesan, agar nuansa Ramadhan ini menjadi wahana untuk menyeimbangkan antara kesehatan jasmani dan rohani. "Seringkali kita tidak seimbang. Berpayah-payah kita mengurus jasmani, dengan memberinya pakaian yang bagus-bagus, parfum yang wangi-wangi, perhiasan yang mahal-mahal. Namun kita lupa menghiasi rohani kita dengan sifat yang baik, seperti sabar, jujur, tawadhu, tasamuh, dll. Oleh karena, Ramadhan adalah momentum menyeimbangkan antara kesehatan jasmani dan rohani," ucapnya. Mari bersama-sama melatih diri untuk meningkatkan ketaqwaan karena kecenderungan orang untuk melakukan kesalahan maka taqwa menjadi penghapus dalam keburukan,” ujarnya. Lebih lanjut, Agus juga menjelaskan bahwa penyakit lahir memiliki dampak yang kecil, sedang penyakit batin dampaknya luas. “Perhatikan orang yang sudah bertahun-tahun menderita penyakit (misalnya :stroke), paling parah kemungkinan meninggal. Namun setelah meninggal, urusannya selesai, dan penderita tidak lagi merasakan stroke nya. Tetapi jika batin yang sakit, gelaplah mata dan jiwa. Akibat ulah mereka, bahayanya tidak terbatas bagi dirinya, tetapi menimpa masyarakat dan alam sekitar,” tambahnya. Terakhir, Agus dalam amanatnya mengajak kepada semua jajaran untuk selalu berbuat kebaikan dan meningkatkan ketaqwaan karena setiap pahala yang didapat akan dilipatgandakan, sehingga merugi jika amalan yang dilakukan di Ramadhan ini sama dengan bulan - bulan yang lain. (pnj)  

Serah Terima Kasubag KUL KPU Kediri Menjadi Kasubag Tekmas KPU Nganjuk

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (18/4/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri  melakukan kunjungan ke KPU Kabupaten Nganjuk dalam rangka serah terima Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik (Kasubag KUL) KPU Kabupaten Kediri, Imam Basuki yang kini resmi bergeser dan dilantik menjadi Kepala Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hubungan Masyarakat (Kasubag Tekmas) KPU Kabupaten Nganjuk. Berlangsung pukul 12.00 - 14.00 WIB acara ini diikuti oleh Ketua KPU Ninik Sunarmi, Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Hariono, Sekretaris Bekti Rochani, Kasubag, dan seluruh jajaran sekretariat di lingkungan KPU Kabupaten Kediri. Acara dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Nganjuk, Pujiono yang berharap dengan bergesernya Imam Basuki di KPU Kabupaten Nganjuk mampu membawa nuansa dan semangat baru, sehingga dapat menularkan prestasi yang dicapai KPU Kabupaten Kediri kepada KPU Kabupaten Nganjuk. “Dari semua kasubag yang dimiliki KPU Kabupaten Nganjuk, hanya pak Imam lah yang memiliki pengalaman sebagai Kasubag, karena semua kasubag yang baru awalnya adalah staf yang semuanya mendapatkan promosi jadi relatif belum memiliki pengalaman sama sekali menjadi seorang pengawas, Maka dari itu kami sangat membutuhkan sharing pengalaman yang dimiliki Pak Imam agar KPU Kabupaten Nganjuk bisa menjadi lebih baik.” ucapnya.   Sementara itu, Ketua KPU Ninik Sunarmi menyampaikan bahwa KPU Kabupaten Kediri begitu sangat kehilangan karena kepala dalam bidang logistik sudah tidak ada lagi dan digantikan oleh Pak Winarto. “Namun kami ikhlas karena ini sudah keputusan dari Pusat, tentunya dengan ini kami harus mendukung dan mendoakan semoga Pak Imam betah dan mudah beradaptasi,” katanya. Terakhir, Sekretaris Bekti Rochani menyampaikan terimakasih atas kinerja Imam Basuki yang selama menjabat Kasubag KUL di KPU Kabupaten Kediri telah menunjukan tanggung jawab dan loyalitas yang tinggi sehingga menghasilkan berbagai penghargaan logistik untuk KPU Kabupaten Kediri termasuk pada Pilkada 2020 lalu. "Kedatangan kami ini sebagai bentuk ucapan rasa terimakasih atas pengabdian dan dedikasi yang diberikan Pak Imam selama menjadi bagian KPU Kabupaten Kediri, ke depan kami mendoakan semoga Pak Imam selalu sukses dan amanah dalam mengemban tanggung jawab baru di KPU Kabupaten Nganjuk," tutup Bekti.  Acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata oleh KPU Kabupaten Kediri kepada KPU Kabupaten Nganjuk dan diakhiri dengan foto bersama. (pnj)  

Peluncuran dan Bedah Buku Asal Usul Manajemen Pemilu Indonesia

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Senin (18/4/2022), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti Peluncuran dan Bedah Buku  Asal Usul Manajemen Pemilu Indonesia, live streaming melalui kanal Youtube Viryangopi milik Anggota KPU Periode 2017-2022, Viryan. Bedah buku ini dihadiri oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, Pakar Ilmu Politik Universitas Indonesia, Valina Singka Subekti, Guru Besar Ilmu Sejarah, Prof Anhar Gonggong, dan Anggota KPU RI Periode 2017-2022 Viryan.  Hasyim Asy’ari Ketua KPU RI mengapresiasi dan merekomendasikan buku ini, menurutnya buku ini merupakan bacaan pertama yang di dalamnya mengulas Pemilu jika ditelisik dari asoek manajemen penyelenggaara pemilunya. Buku ini merupakan jawaban dari berbagai pertanyaan, salah satunya tentang kapan waktu kelahiran KPU serta membedah bagaimana penyelenggara dari tahun ke tahun mulai dengan nama LPU hingga KPU. "Bila dimaksud KPU penyelenggara pemilu bernama KPU ternyata juga mengundang pertanyaan lanjutan, yaitu KPU sebagaimana ketatanegaraan dalam pemilu tahun 1999 yang komposisi anggotanya terdiri wakil pemerintah dan wakil dari partai politik atau KPU yang dimaksud yang mandiri tidak ada anggota yang menjadi peserta pemilu, atau apakah yang dimaksud KPU sesuai karakter mandiri," kata Hasyim. “Dalam buku ini juga tertulis sejarah penyelenggara pemilu, mulai Pemilu sejak zaman Hindia-Belanda. Asal usul dari aspek penyelenggaraan pemilu mengadopsi sejumlah praktek lokal dari berbagai daerah. Minahasa dan Jogja serta hasil kunjungan dan magang dari penyelenggara pemilu Kantor Pemilihan Pusat ke Australia dan India, " jelas Viryan.   “Menurut saya buku ini merupakan buku pertama yang mengulas bagaimana Bangsa Indonesia mewujudkan kehidupan berdemokrasi. Dipaparkan pula bagaimana leluhur mewujudkan Pemilu lokal meskipun di tengah perang memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia,” imbuh Anhar. “Belum banyak ditemui buku yang mengulas asal-usul Pemilu dari masa ke masa secara detail. Saya yakin buku ini dapat menjadi referensi dan rujukan bagi penyelenggara Pemilu dan masyarakat dalam menyusun sejarah penyelenggara Pemilu,” kata Valina (pnj)  

Fokus Perbaikan Tata Laksana, KPU Kediri Ikuti Bimtek Penyusunan SOP

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Kamis (14/4/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur. Acara yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 13.15 WIB tersebut turut diikuti oleh seluruh pimpinan dan jajaran sekretariat KPU Kabupaten Kediri secara virtual.  Dalam bimbingan teknis ini KPU Jatim menghadirkan langsung narasumber dari Biro Perencanaan dan Organisasi KPU RI, yakni Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Nur Syafaat yang memberikan materi terkait Pendahuluan dan Pemahaman SOP, kemudian Tenaga Ahli SDM dan Organisasi, Windra Subekti menyampaikan materi Jenis dan Format SOP Penyusunan dan Contoh Penyusunan SOP, dan Kepala Subbagian Tata Laksana Ika Prasetya Dewi menyampaikan materi Monitoring dan Evaluasi SOP. Ketua KPU Jatim, Choirul Anam dalam sambutannya menyampaikan bahwa KPU Provinsi sebagai percontohan pelaksanaan reformasi birokrasi, terus melakukan upaya perbaikan menuju birokrasi yang memiliki tata kelola yang semakin efektif dan efisien serta memiliki pelayanan publik yang baik.  “Dimana tujuan utama diadakannya kegiatan ini adalah melakukan penguatan tata laksana reformasi birokrasi di lingkungan KPU Provinsi dan Kabupaten/ Kota di Jawa Timur, salah satunya dengan menggelar bimtek penyusunan SOP,” ucap Anam. Menyambung penyampaian Anam, Anggota Divisi Litbang dan SDM KPU Jatim, Rochani mengingatkan agar SOP tak hanya dibuat diatas kertas tapi harus mampu diterapkan secara efektif, hal inilah yang membutuhkan komitmen seluruh pihak, sehingga SOP tak hanya baik dalam penyusunannya namun juga harus baik dalam pelaksanaannya. “SOP dibutuhkan karena bermanfaat untuk membentuk kemandirian kita dalam menjalankan tugas, termasuk memberikan perlindungan hukum terhadap petugas yang menjalankan karena sudah jelas bagaimana alurnya, sehingga ini menjadi tanggung jawab bersama,” tuturnya. Menambahkan yang telah disampaikan, Sekretaris KPU Jatim, Nanik Karsini menjelaskan manfaat dalam mengimplementasikan SOP salah satunya yaitu sebagai standar yang dilakukan pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. “Standar ini lah yang mampu mengurangi tingkat kelalaian yang mungkin dilakukan oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugas, kemudian meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab individu pegawai dan organisasi secara keseluruhan, membantu pegawai menjadi lebih mandiri, meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan tugas, memperbaiki cara kerja, membantu mengevaluasi setiap kegiatan yang telah dilakukan, serta memastikan pelaksanaan tugas berlangsung sesuai dengan yang direncanakan,” jelasnya. (pnj)  

Hasyim Asy’ari Terpilih Pimpin KPU Periode 2022-2027

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Selasa (12/4/2022) Menjadi sejarah baru bagi seorang Hasyim Asy’ari melalui rapat pleno antara semua pimpinan KPU RI telah bersepakat memilih Hasyim menjadi Ketua KPU Republik Indonesia Periode 2022-2027. Kesepakatan rapat pleno itu sesuai dengan amanah UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Pada Pasal 10 ayat 5 disebutkan Ketua KPU, Ketua KPU Provinsi dan Ketua KPU Kabupaten/Kota dipilih dari dan oleh anggota KPU. Dikutip dari  laman web kpu.go.id, Hasyim terpilih sebagai Ketua KPU RI dihari yang sama saat prosesi penyambutan Anggota KPU RI Periode 2022-2027 dan pelepasan Anggota KPU RI Periode 2017-2022. “Pleno pertama KPU RI Periode 2022-2027 sudah kita lakukan. Satu agenda utamanya adalah memilih Ketua KPU Periode 2022-2027. Ini menjadi tonggak awal kita melakukan kerja-kerja kolektif kolegial. Tadi di rapat pleno kita dalam waktu kurang dari satu menit telah memilih sahabat kita Mas Hasyim Asy’ari sebagai Ketua KPU RI Periode 2022-2027,” ungkap Anggota KPU RI, Mochammad Afifuddin. Hasyim Asy’ari merupakan dari tujuh anggota KPU terpilih. Ia adalah satu-satunya petahana. Sebelumnya dia menjabat sebagai anggota KPU Pergantian antar waktu (PAW) sejak 29 Agustus 2016 untuk kepengurusan periode 2012-2017. Kemudian ia terpilih sebagai anggota KPU periode 2017-2022 yang membidangi divisi Hukum dan Pengawasan. Hasyim menamatkan studi S1 hukum di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto pada 1995.  Kemudian ia melanjutkan studi magister (S2) sains bidang ilmu politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan selesai tahun 1998. Pada 2012, Hasyim meraih gelar doktoral (S3) di bidang sosiologi politik University of Malaya, Malaysia. “Kami seluruh jajaran KPU Kabupaten Kediri mengucapkan selamat atas dilantiknya Ketua dan Anggota KPU RI Periode 2022-2027. Semoga dengan kepemimpinan baru KPU dapat menghadirkan pemilu dan pemilihan yang berintegritas sesuai harapan rakyat,” ucap Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi. (pnj)

Pleno Perdana Anggota KPU RI Periode 2022-2027

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Selasa (12/4/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri setelah mengikuti momentum penyambutan Anggota KPU RI Periode 2022-2027, dan pelepasan Anggota KPU RI Periode 2017-2022, dihari yang sama dilanjutkan mengikuti Pleno Perdana Anggota KPU RI Periode 2022-2027. Pleno ini dilaksanakan atas dasar penentuan posisi ketua sebagai pemimpin selama lima tahun kedepan. Anggota KPU RI Periode 2022-2027 Mochammad Afifuddin memimpin pleno kali ini, berdasarkan keputusan dan ketetapan Hasyim Asy’ari terpilih sebagai Ketua KPU RI Periode 2022-2027.  “Tadi di pleno kita lama sekali kita membahas soal dari hati ke hati, apa mimpi anggota terpilih ini untuk KPU ke depan. Itu yang paling lama. Setelah itu kita tawarkan proses pemilihan ketua dan Alhamdulillah dalam waktu kurang dari satu menit terpilih saudara kita, sahabat kita, Hasyim Asy’ari sebagai Ketua KPU RI Periode 2022-2027,” jelas Afifuddin. Pada kegiatan yang merupakan Serah Terima Jabatan Anggota KPU RI Periode 2017-2022 dan Anggota KPU RI Periode 2022-2027 ini, Hasyim merespon dengan mengucapkan kalimah Bismillah wa Innalillah. Dengan maksud sebagai wujud kesadaran bahwa amanah yang diembannya merupakan awal yang baik untuk memuji dan meminta rahmat dari Allah SWT, serta sadar bahwa jabatan yang disandang hanyalah sementara. “Kekuasaan kewenangan, otoritas kita itu ada batasnya dan harus kita yakini semua berasal dari penguasa sejati yaitu Allah SWT. Oleh karena itu dalam menggunakan otoritas, wewenang kita harus tahu batas, makanya penting kita awali dengan Bismillah wa Innalillah, supaya tahu batasnya,” sambut Hasyim. Dengan formasi baru ini, Hasyim menjamin akan melanjutkan pondasi yang telah dibangun oleh Anggota KPU Periode lalu dengan melangkah menuju era baru sesuai dengan tantangan zaman, serta mengupgrade semua konteks kepemiluan. “Yang sering disebut inovasi, pengembangan karena tentu saja situasi yang dihadapi berbeda. Selanjutnya pembaruan dan perbaikan terkait mekanisme, tata kerja, proses agar pemilu tetap terjaga integritasnya,” tutup Hasyim. (pnj)